Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Transformasi Wajah Kota, Pemkab Buleleng Siapkan Puluhan Miliar untuk Penataan Titik Nol dan Restorasi Heritage

Dian Suryantini • Minggu, 22 Februari 2026 | 08:13 WIB

Proses peletakan batu pertama untuk pembangunan kawasan titik nol Kota Singaraja, Jumat (20/2/2026).
Proses peletakan batu pertama untuk pembangunan kawasan titik nol Kota Singaraja, Jumat (20/2/2026).

BALIEXPRESS.ID– Wajah pusat Kota Singaraja bersiap mengalami transformasi besar-besaran.

Pemkab Buleleng secara resmi memulai proyek prestisius penataan kawasan titik nol dan restorasi bangunan heritage kantor bupati.

Proyek yang menelan anggaran total lebih dari Rp40 miliar ini bertujuan mengembalikan marwah historis sekaligus menciptakan ruang publik yang modern dan inklusif.

Proses pengerjaan fisik ditandai dengan agenda groundbreaking atau peletakan batu pertama yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (20/2/2026).

Langkah ini menyusul penandatanganan kontrak kerja yang telah dilakukan sejak 9 Februari 2026.

Salah satu poin krusial dalam penataan ini adalah restorasi gedung Kantor Bupati yang dianggap sebagai miniatur identitas daerah.

Dengan alokasi anggaran sebesar Rp2 miliar, Pemkab fokus pada pengembalian estetika bangunan ke bentuk aslinya.

"Konsepnya adalah restorasi bangunan heritage. Kami mengacu pada dokumen foto-foto lama sebagai panduan agar pilar-pilar bangunan kembali 'bulat' seperti semula," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra.

Perubahan paling mencolok akan terlihat pada area lobi. Kanopi depan yang selama ini digunakan sebagai tempat parkir mobil pimpinan akan dibongkar total.

Tujuannya agar akses visual menuju gedung tidak terhalang. Selain itu, kolam di sekitar tiang bendera akan diperluas guna mendukung kelancaran upacara kenegaraan yang selama ini dirasa terlalu sempit. "Akan kami perlebar supaya lega," imbuh Adiptha.

Bergeser ke kawasan luar, proyek penataan infrastruktur kawasan Tugu Singa Ambara Raja (Titik Nol) memiliki nilai kontrak sebesar Rp24,4 miliar.

Di saat yang bersamaan, pembangunan kembali Gedung Wanita Laksmi Graha juga digarap dengan nilai kontrak Rp13,9 miliar.

Saat ini, beberapa bangunan eksisting sudah mulai dibongkar. Lahan bekas Satpol PP nantinya akan disulap menjadi Galeri UMKM sebagai pusat ekonomi kreatif. Sementara itu, lahan Laksmi Graha akan dikembangkan menjadi area Palemahan Kauh dan gedung pertemuan baru yang lebih modern.

"Tembok penyengker Rumah Jabatan Bupati juga dibongkar untuk dijadikan ruang terbuka hijau (RTH). Sedangkan tembok gedung DPRD Buleleng akan dibangun ulang menggunakan material lokal khas, yakni paras abasan Sangsit, untuk mempertahankan karakter arsitektur Buleleng," jelas Adiptha.

Pemkab Buleleng juga telah menyiapkan skema kantong parkir baru. Hal ini bertujuan agar kawasan titik nol benar-benar bersih dari kendaraan yang parkir di bahu jalan.

Bus dan kendaraan besar diarahkan ke depan gedung BPKD dengan akses pagar yang diperluas.

Mobil pribadi disiapkan lahan kawasan makan pahlawan çurastana yang mampu menampung sekitar 40 unit kendaraan, dengan akses tembus menuju Gedung Laksmi Graha.

"Titik nol harus steril. Parkir untuk pejabat VIP (Bupati dan Wakil Bupati) tetap di sayap kiri dan kanan gedung, namun area publik dan depan lobi harus bebas hambatan," tegasnya.

Proyek ini juga sangat memperhatikan aspek inklusivitas dengan membangun ramp atau jalur difabel yang lebih landai di sisi timur kantor bupati.

Mengingat pentingnya kawasan ini bagi aktivitas publik, pemerintah menerapkan mekanisme lelang cepat untuk pengerjaan lobi agar aksi lapangan bisa dimulai akhir bulan ini.

"Iya, lelang cepat. 10 hari saja, supaya proyeknya bisa berjalan segera," kata dia. 

Secara keseluruhan, masa pengerjaan proyek strategis ini ditargetkan tuntas dalam waktu 150 hari kalender. 

"Sesuai kontrak, pengerjaan harus rampung pada 9 Juli 2026. Kami awali Jumat ini dengan upacara ngeruwak agar proses pembangunan berjalan lancar," tutup Adiptha. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#kota singaraja #Titik Nol #buleleng