BALIEXPRESS. ID- Menjelang pelaksanaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Çaka 1948 Tahun 2026, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gianyar menggelar Sosialisasi Himbauan Pelaksanaan Hari Raya Nyepi, Kamis (26/2), bertempat di Aula Kantor Kemenag Gianyar. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari seruan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, yang juga diketahui oleh Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana, dan Gubernur Bali.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Agung Wardhita, menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kekhusyukan dan kesucian Hari Raya Nyepi. "Nyepi bukan hanya perayaan keagamaan umat Hindu, tetapi juga momentum refleksi dan harmonisasi sosial yang harus didukung seluruh elemen masyarakat lintas agama, " terangnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Gianyar, I Komang Alit Adnyana, menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dan tokoh umat beragama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. "Koordinasi yang matang akan meminimalkan potensi gangguan serta memastikan pelaksanaan Catur Brata Penyepian berjalan tertib sesuai ketentuan yang telah disepakati bersama, " tegasnya.
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah dan lembaga keagamaan, di antaranya Polres Gianyar, Kodim 1616/Gianyar, Kejaksaan Negeri Gianyar, jajaran Kemenag Gianyar, Ketua FKUB Kabupaten Gianyar, serta sejumlah kepala dinas terkait di Kabupaten Gianyar.
Tak hanya itu, unsur majelis dan organisasi keagamaan turut diundang, seperti Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Gianyar, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Gianyar, MPUK, Paroki, WALUBI, MAKIN, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia, Pasikian Pecalang, hingga Majelis Taklim Kabupaten Gianyar. Kehadiran lintas lembaga ini menunjukkan kuatnya semangat toleransi dan kebersamaan di Kabupaten Gianyar.
Dalam undangan tersebut, pimpinan lembaga umat diminta membawa stempel lembaga masing-masing sebagai bentuk pengesahan dan komitmen bersama terhadap hasil kesepakatan yang dirumuskan. Hal ini menjadi simbol keseriusan seluruh pihak dalam mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan Nyepi.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar bersama seluruh unsur terkait berharap pelaksanaan Hari Suci Nyepi Tahun 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh makna.*
Editor : Putu Agus Adegrantika