BALIEXPRESS.ID - Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Gianyar kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan generasi muda melalui kegiatan bimbingan tatap muka di SMK Negeri 1 Sukawati. Kegiatan yang menghadirkan narasumber sekaligus instruktur yoga, I Kadek Cihna Harta, ini berlangsung dengan penuh antusiasme dari para siswa.
Dalam sesi penyuluhan tersebut, I Kadek Cihna Harta membawakan materi meditasi dan yoga asanas sebagai bagian dari upaya membangun karakter serta kesehatan mental dan fisik siswa. “Kegiatan yoga dan meditasi dapat membantu meningkatkan konsentrasi belajar, mengurangi stres, serta menumbuhkan ketenangan batin,” paparnya.
Para siswa diajak memahami bahwa yoga bukan sekadar olahraga, melainkan latihan pengendalian diri yang menyatukan gerak tubuh, pernapasan, dan kesadaran pikiran. Melalui praktik yoga asanas yang dipandu secara langsung, peserta tampak mengikuti setiap gerakan dengan penuh kesungguhan.
Suasana aula sekolah pun berubah menjadi hening saat sesi meditasi dimulai. Dengan teknik pernapasan teratur dan panduan relaksasi, para siswa diajak menyelami keheningan diri, melatih fokus, serta membangun energi positif dalam diri masing-masing.
I Kadek Cihna Harta menekankan pentingnya pembinaan spiritual dan mental sejak usia sekolah. “Yoga ini juga penting, karena keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional-spiritual menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tangguh dan berkarakter,” imbuhnya.
Usai kegiatan praktik, Penyuluh Agama Hindu Kemenag Gianyar juga melakukan koordinasi dengan pihak guru SMK Negeri 1 Sukawati. Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan bimbingan penyuluhan secara berkelanjutan agar materi meditasi dan yoga dapat diterapkan secara rutin di lingkungan sekolah.
Melalui sinergi antara penyuluh dan pihak sekolah, diharapkan program ini mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi para siswa, tidak hanya dalam mendukung prestasi akademik, tetapi juga dalam membangun pribadi yang sehat, disiplin, dan berlandaskan nilai-nilai spiritual. *
Editor : Putu Agus Adegrantika