Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Perumda Sanjayaning Singasana Fokus Pada Penyerapan Produk Lokal di Tabanan

IGA Kusuma Yoni • Selasa, 3 Maret 2026 | 10:36 WIB

Rombongan Komisi III DPRD Klungkung ketika melakukan studi banding Perumda Sanjayaning Singasana Senin (2/3).
Rombongan Komisi III DPRD Klungkung ketika melakukan studi banding Perumda Sanjayaning Singasana Senin (2/3).

BALIEXPRESS.ID- Plt Dirut mengunjungi Perumda Sanjayaning Singasana, I Made Hari Sujana menyatakan jika pasca menjadi holding company, focus utamanya adalah penyerapan produk-produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM local.

 

“Sehingga hal ini bisa membantu para petani maupun pelaku UMKM yang ada  di Kabupaten Tabanan dalam memasarkan produk yang dihasilkan,” jelasnya ketika menerima rombongan Komisi III DPRD Klungkung ketika melakukan studi banding Perumda Sanjayaning Singasana Senin (2/3).

 Baca Juga: Tips Mengelola Risiko Saat Melakukan Trading Saham

Karena posisi dari Perumda Sanjayaning Singasana dikatakan Hari Sujana berperan menjadi offtaker yang siap menampung hasil panen petani dan menjadi holding company dalam mengkonsolidasikan bisnis, menyerap produk lokal.

 

Salah satu yang menjadi progress perumda saat ini kata dia bagaimana merangkul bumdes-bumdes yang ada di Kabupaten Tabanan dalam upaya pengembangan bisnis dan potensi komoditi yang bisa dikembangkan oleh pelaku usaha dan petani di kabupaten Tabanan.

 

Wakil Ketua DPRD Klungkung Tjokorda Gede Agung mengungkapkan kunjungannya kali ini, ingin mendapatkan Gambaran terkait perumda yang dimiliki Kabupaten Tabanan dan bagaimana pelayanan terhadap produk-produk lokal yang ada.

 

“Setelah mendapatkan pemaparan dari Perumda, rupanya kami tidak salah berkunjung kesini, karena perumdanya sangat professional,” ucapnya.

 Baca Juga: Pekerja Laut Wajib Waspada, Pantau Perubahan Cuaca di Perairan Bali hingga 8 Maret

Hal yang sama diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Klungkung, Komang Sutama, menyatakan ingin menghidupkan Kembali perumdanya yang sudah mati suri, untuk kemudian bisa berkembang seperti perumda yang lainnya.

 

Karena menurut mereka produk lokal yang dimiliki Kabupaten Klungkung lumayan banyak seperti kain tenun Cepuk, garam kusamba, minyak VCO, ketela pohon dan lainya seperti kuliner.

 

“Jadi potensi Klungkung itu cukup banyak, sekarang tinggal bagaimana diperlukan inovasi dan kreatifitas dalam pengembangan produk-produk unggulan tersebut,” ungkapnya. (gek)

Editor : Wiwin Meliana
#lokal #umkm #tabanan