Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

Putu Resa Kertawedangga • Selasa, 10 Maret 2026 | 16:55 WIB

Bupati Adi Arnawa saat menghadiri Badung Caka Fest Tahun 2026, di area Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung.
Bupati Adi Arnawa saat menghadiri Badung Caka Fest Tahun 2026, di area Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung.

BALIEXPRESS.ID - Badung Caka Fest 2026 yang berlangsung di area Balai Budaya Giri nata Mandala, Puspem Badung, 6-8 Maret 2026 ternyata tidak hanya menjadi ajang parade ogoh-ogoh.

Terbukti dalam tiga hari pelaksanaan terjadi perputaran ekonomi mencapai Rp 1,49 miliar lebih.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Badung melibatkan UMKM binaan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung yang telah melalui proses kurasi bersama Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Badung.

Para pelaku UMKM tersebut secara bergantian dilibatkan dalam berbagai event di Badung sehingga memiliki kesempatan yang merata untuk memasarkan produk mereka

Menariknya, seluruh pelaku UMKM yang terlibat tidak dipungut biaya apapun.

Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Badung Caka Fest kami siapkan bukan hanya sebagai panggung kreativitas ogoh-ogoh terbaik di Badung, tetapi juga sebagai upaya membuka sumber-sumber ekonomi baru melalui event-event daerah. Dengan melibatkan UMKM binaan yang telah melalui proses kurasi, kami ingin memastikan setiap kegiatan yang digelar mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada hari pertama yang bertepatan dengan proses loading atau kedatangan ogoh-ogoh, transaksi UMKM sudah mencapai Rp 253,74 juta.

Memasuki hari kedua yang merupakan hari pertama pementasan ogoh-ogoh, angka transaksi kembali meningkat hingga Rp 338,21 juta lebih.

Antusiasme masyarakat yang terus berdatangan mendorong transaksi pada hari ketiga meningkat signifikan hingga Rp 441,53 juta lebih.

Sementara pada hari keempat, transaksi kembali bergerak positif dengan capaian Rp 461,39 juta lebih.

Secara keseluruhan, total transaksi selama rangkaian kegiatan Badung Caka Fest tercatat mencapai Rp1,49 miliar lebih.

Capaian ini menunjukkan kuatnya potensi ekonomi kreatif yang dapat tumbuh dari penyelenggaraan event budaya di Kabupaten Badung.

Bupati Adi Arnawa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya para seniman ogoh-ogoh, komunitas, serta pelaku UMKM yang telah berpartisipasi dan menyukseskan pelaksanaan Badung Caka Fest.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Kolaborasi antara kreativitas budaya dan penguatan ekonomi masyarakat seperti ini akan terus kami dorong agar event-event di Kabupaten Badung mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus memperkuat identitas budaya daerah,” tutupnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#ogoh-ogoh #puspem badung #ekonomi