BALIEXPRESS. ID- Ketua Karang Taruna Kabupaten Gianyar, I Komang Adi Sudarta, S.P. yang akrab disapa Mangadi, melakukan audiensi resmi dengan jajaran Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) di Sekretariat PNKT, Salemba, Jakarta, Senin (9/3) lalu. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan di tingkat daerah dengan kebijakan dan arah pembangunan kepemudaan secara nasional.
Mangadi, Rabu (11/3) memaparkan perkembangan Karang Taruna di Kabupaten Gianyar yang saat ini memiliki sekitar 70 Karang Taruna di tingkat desa dan kelurahan. Ia menekankan bahwa organisasi tersebut menjadi ujung tombak gerakan sosial pemuda di tengah masyarakat.
Mangadi menjelaskan, fokus utama saat ini adalah mengaktifkan kembali peran pengurus Karang Taruna di tingkat kecamatan sebagai penghubung koordinasi antara pengurus kabupaten dan desa. Menurutnya, penguatan struktur di tingkat kecamatan sangat penting agar supervisi dan pendampingan program kepada desa-desa dapat berjalan lebih efektif.
“Target kami adalah memperkuat struktur di kecamatan sehingga pembinaan program ke desa-desa bisa lebih terarah. Karang Taruna tidak hanya sekadar ada secara administratif, tetapi benar-benar aktif bergerak membantu masyarakat,” ujar Mangadi.
Selain penguatan kelembagaan, Mangadi juga memaparkan upaya pembangunan basis data kepemudaan yang lebih akurat. "Data tersebut nantinya akan digunakan sebagai dasar perencanaan berbagai program pemberdayaan pemuda, termasuk program bantuan sosial serta pengembangan ekonomi produktif berbasis pemuda, " imbuhnya.
Ketua Bidang Organisasi PNKT yang juga menjabat sebagai Ketua Karteker Pengurus Provinsi Karang Taruna Bali, M.R. Syarif Hasan, mengapresiasi langkah proaktif Karang Taruna Gianyar. Ia menilai upaya membangun komunikasi dengan pengurus nasional merupakan bentuk kedewasaan organisasi dalam menjaga keberlanjutan program dan kaderisasi.
Apresiasi serupa juga disampaikan Wakil Bendahara Umum PNKT, Muhammad Iqbal Suyudi, yang menilai Karang Taruna Gianyar memiliki kesiapan kuat dalam tata kelola organisasi serta pengembangan pemberdayaan ekonomi pemuda. Menurutnya, sinergi antara pusat dan daerah sangat penting agar program nasional, terutama dalam penguatan UMKM pemuda, dapat berjalan optimal di daerah.
Selain membahas program kerja, audiensi tersebut juga menyinggung dinamika organisasi di tingkat wilayah. Dalam kesempatan itu, Mangadi turut memberikan pandangan serta merekomendasikan sejumlah kader potensial yang dinilai layak untuk memimpin Karang Taruna Provinsi Bali ke depan, sebagai bagian dari upaya mendorong regenerasi kepemimpinan yang progresif di Pulau Dewata. Pertemuan kemudian ditutup dengan diskusi santai dan penyerahan plakat sebagai simbol komitmen sinergi berkelanjutan antara Karang Taruna pusat dan daerah.*
Editor : Putu Agus Adegrantika