BALIEXPRESS.ID- Kecerobohan kecil berujung kerugian besar. Itulah yang dialami seorang warga Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, setelah sepeda motor miliknya dilaporkan hilang saat diparkir di depan sebuah warung makan pada Selasa (10/3/2026) pagi.
Sepeda motor tersebut diduga dibawa kabur oleh pelaku pencurian ketika kunci kendaraan masih tercantol.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.30 WITA di Banjar Dinas Batu Agung Timur, Desa Gerokgak.
Sepeda motor yang hilang diketahui milik Putu Ogik Sagita, 35, warga Banjar Dinas Brongbong, Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak.
Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh dua karyawan warung milik korban yang datang lebih awal untuk menyiapkan operasional warung makan.
Menurut keterangan yang dihimpun kepolisian, sepeda motor jenis Honda Beat dengan nomor polisi DK 3506 UN sebelumnya digunakan oleh salah satu karyawan korban untuk berangkat bekerja.
Setibanya di lokasi, motor itu diparkir di depan warung dengan kondisi kunci masih terpasang di kendaraan.
Namun ketika salah satu karyawan kembali sekitar pukul 06.30 WITA untuk membuka warung, motor tersebut sudah tidak lagi berada di tempatnya.
“Berdasarkan keterangan saksi, sepeda motor diparkir dalam keadaan kunci masih menempel di kontak. Saat saksi kembali untuk membuka warung, kendaraan itu sudah hilang,” ujar Yohana, Rabu (11/3/2026).
Motor yang raib tersebut merupakan Honda Beat warna hitam dengan strip merah keluaran tahun 2015.
Kendaraan itu biasa digunakan oleh karyawan korban untuk menunjang aktivitas kerja sehari-hari di warung makan tersebut.
Dua orang saksi yang mengetahui kejadian tersebut adalah Ni Luh Ariani, 32 dan Ketut Sariani, 46.
Keduanya merupakan karyawan di warung makan milik korban yang berada di kawasan Banjar Dinas Batu Agung Timur.
Setelah menyadari motor tersebut hilang, kedua saksi langsung menghubungi korban untuk memberitahukan kejadian itu.
Mereka juga sempat berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan harapan kendaraan masih berada di sekitar area warung.
Akibat peristiwa tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp12 juta.
Kasus kehilangan kendaraan bermotor itu kemudian dilaporkan ke Polsek Gerokgak untuk ditindaklanjuti. Saat ini aparat kepolisian masih melakukan proses penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian.
“Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh Polsek Gerokgak,” jelas Yohana. (*)
Editor : I Made Mertawan