Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Giri Prasta Tinjau Dampak Banjir Bandang di Buleleng, Serahkan Bantuan untuk Siswa dan Janjikan Relokasi

Dian Suryantini • Kamis, 12 Maret 2026 | 08:33 WIB

Kunjungan Wakil Gubernur Bali, Giri Prasta ke lokasi bencana banjir di Desa Banjar, Buleleng, Rabu (11/3/2026).
Kunjungan Wakil Gubernur Bali, Giri Prasta ke lokasi bencana banjir di Desa Banjar, Buleleng, Rabu (11/3/2026).

BALIEXPRESS.ID- Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, turun langsung meninjau lokasi dampak banjir bandang di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Rabu (11/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat sekaligus melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak musibah air bah.

Dalam kunjungan itu, Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, serta sejumlah pejabat dari pemerintah provinsi dan kabupaten.

Rombongan menyusuri beberapa titik yang mengalami kerusakan cukup parah, mulai dari kawasan pemukiman warga hingga fasilitas pendidikan yang terdampak banjir bandang.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah SD Negeri 5 Banjar.

Sekolah tersebut mengalami dampak cukup serius akibat terjangan air bah yang melanda wilayah tersebut.

Giri Prasta menyempatkan diri berbincang dengan para siswa dan guru yang masih berupaya bangkit setelah bencana terjadi.

Di hadapan para siswa, ia juga menyerahkan bantuan secara pribadi kepada beberapa anak yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat banjir.

Giri Prasta menyampaikan rasa keprihatinan mendalam atas bencana yang menimpa warga Banjar.

Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan wilayah tersebut karena almarhum ibunya berasal dari Kecamatan Banjar.

Menurutnya, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten akan terus mengawal proses penanganan hingga pemulihan pascabencana benar-benar selesai.

Koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.

“Kami sangat prihatin atas musibah air bah ini. Harapan kami, korban yang masih dalam proses pencarian dapat segera ditemukan. Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten akan terus berkoordinasi agar proses pemulihan berjalan dengan baik,” ujar Giri Prasta.

Selain meninjau kondisi masyarakat, Wagub Bali juga menyoroti pentingnya penataan kawasan sempadan sungai guna mencegah dampak bencana serupa di masa mendatang.

Menurutnya, langkah penataan kawasan tersebut perlu dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Pemerintah Provinsi Bali saat ini tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng serta Balai Wilayah Sungai Bali–Penida untuk menyiapkan langkah penanganan jangka panjang, termasuk penataan kawasan di sekitar aliran sungai.

Dalam peninjauan tersebut juga terungkap bahwa terdapat sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan cukup berat akibat banjir bandang.

Beberapa bangunan dilaporkan hancur total sehingga tidak lagi layak ditempati.

Berdasarkan data sementara, terdapat empat kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.

Untuk itu, pemerintah tengah menyiapkan solusi relokasi agar warga dapat tinggal di tempat yang lebih aman.

“Terkait rumah warga yang rusak berat bahkan hancur total, kami akan mencarikan solusi relokasi ke lokasi yang lebih aman. Tujuannya agar ke depan masyarakat bisa tinggal dengan lebih tenang dan nyaman,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, memastikan pemerintah daerah terus bergerak melakukan penanganan melalui langkah tanggap darurat serta upaya mitigasi.

Tim khusus yang telah dibentuk oleh Bupati Buleleng juga terus bekerja melakukan koordinasi lintas sektor guna mempercepat proses pemulihan. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#Banjir bandang #giri prasta #Banjar #buleleng