Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sanur Metangi 2026 Padukan Tradisi Ogoh-Ogoh dengan Aktivitas Pariwisata

Rika Riyanti • Kamis, 12 Maret 2026 | 18:08 WIB

TRADISI: Penyelenggaraan Sanur Metangi 2026 untuk menyambut Tahun Baru Saka 1948
TRADISI: Penyelenggaraan Sanur Metangi 2026 untuk menyambut Tahun Baru Saka 1948

 

 

BALIEXPRESS.ID – Tradisi ogoh-ogoh di kawasan Sanur kembali dikemas secara kreatif melalui penyelenggaraan Sanur Metangi 2026 untuk menyambut Tahun Baru Saka 1948.

Kegiatan ini menghadirkan parade ogoh-ogoh sebagai agenda utama, sekaligus diramaikan dengan berbagai aktivitas seni, budaya, dan pariwisata.

Ketua Yayasan Pembangunan Sanur, Ida Bagus Gde Sidarta Putra, menjelaskan bahwa Sanur Metangi 2026 disusun sebagai sebuah kegiatan utama yang dilengkapi sejumlah sub-event pendukung.

"Parade ogoh-ogoh menjadi agenda utama yang dinilai, sementara kegiatan lain seperti pementasan seni, sendratari, penilaian ogoh-ogoh mini, hingga talkshow turut digelar untuk memperkaya acara," ujarnya disela-sela pembukan Sanur Metangi 2026 yang dibuka oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di Pantai Mertasari, Rabu (10/3).

Baca Juga: Belum Kantongi Izin, Satpol PP Badung Hentikan Sementara Usaha Hiburan Malam: Pemilik Dipanggil

Ia mengatakan, talkshow dalam rangkaian acara mengangkat tema seputar kebudayaan, pariwisata, serta peran desa adat dan generasi muda atau yowana sebagai penjaga budaya Bali.

Melalui forum tersebut diharapkan muncul ruang dialog yang mampu memperkuat semangat kebangkitan budaya lokal.

Selain itu, penyelenggaraan event ini juga diharapkan memberi nilai tambah bagi kawasan pariwisata Sanur.

Promosi kegiatan telah dilakukan melalui media sosial sehingga diharapkan wisatawan tertarik datang dan menikmati rangkaian acara bersama masyarakat setempat.

Baca Juga: Pemerintah dan Bank Indonesia Bergerak Cepat Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Tekanan Global

Sementara itu, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pembangunan Sanur atas inisiatif menyelenggarakan Sanur Metangi.

Menurutnya, kegiatan tersebut membuka ruang bagi masyarakat Sanur untuk menampilkan karya ogoh-ogoh dari masing-masing banjar.

Berbeda dengan festival ogoh-ogoh yang biasanya hanya menghadirkan satu duta perwakilan, melalui kegiatan ini seluruh karya masyarakat dapat dipertontonkan kepada publik.

“Ini memberikan suguhan hiburan bagi masyarakat Sanur, sekaligus menggerakkan UMKM. Selain itu karena Sanur merupakan kawasan pariwisata, para wisatawan juga bisa menikmati tradisi ogoh-ogoh yang menjadi budaya Bali,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Denpasar akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan seni dan budaya yang bertujuan menjaga kelestarian tradisi Bali, sejalan dengan posisi Denpasar sebagai kota budaya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Parade Ogoh-Ogoh Sanur Metangi, Ida Bagus Prajiskana Jisnu, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung semangat Samuhita untuk merangkul para pemuda dari berbagai banjar di Sanur agar kembali bersatu dalam satu panggung budaya.

Baca Juga: Pemkab Bangli Mulai Tertibkan Kabel Semrawut, Tiga Kawasan Ini Jadi Prioritas

“Ini bukan sekadar lomba, tapi ajang menyatukan. Kita ingin menunjukkan bahwa Sanur bisa kompak,” ujarnya.

Sanur Metangi berada di bawah naungan Yayasan Pembangunan Sanur dengan dukungan sejumlah desa adat dan organisasi kepemudaan di kawasan Sanur.

Sebelum parade utama yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Maret 2026, proses penilaian awal telah dilakukan pada 1 Maret 2026.

Dalam parade tersebut, sebanyak 20 ogoh-ogoh akan tampil sesuai nomor undian.

Baca Juga: Catat Ya! Pergub Baru, Pengajuan Bantuan Bencana Maksimal 1 Bulan

Setiap banjar diberi waktu sekitar 8 hingga 10 menit untuk menampilkan ogoh-ogoh yang dipadukan dengan fragmen serta iringan baleganjur.

Penilaian dilakukan secara terpisah antara kategori ogoh-ogoh serta fragmen dan baleganjur sehingga akan menghasilkan dua kelompok pemenang.

Parade dijadwalkan dimulai sekitar pukul 16.00 Wita dan ditargetkan selesai sebelum pukul 23.00 Wita sesuai ketentuan perizinan.

Pengumuman pemenang rencananya dilakukan menjelang tengah malam setelah seluruh penampilan rampung.(***)

Editor : Rika Riyanti
#sanur #nyepi #ogoh-ogoh #Sanur Metangi