Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ratusan Warga Gotong Royong Bersihkan Sisa Banjir Bandang di Buleleng

Dian Suryantini • Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:35 WIB

Gotong royong bersama membersihkan sisa-sisa banjir bandang di Desa Banjar, Buleleng, Jumat (13/3/2026).
Gotong royong bersama membersihkan sisa-sisa banjir bandang di Desa Banjar, Buleleng, Jumat (13/3/2026).

BALIEXPRESS.ID- Semangat gotong royong terlihat kuat di sejumlah wilayah terdampak banjir bandang di Kecamatan Banjar dan Seririt, Kabupaten Buleleng.

Ratusan warga bersama aparatur pemerintah, TNI, Polri, relawan, hingga komunitas lingkungan turun langsung membersihkan sampah dan material yang terbawa arus banjir.

Aksi bersih-bersih ini dipimpin langsung Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna dan Sekretaris Daerah Gede Suyasa pada Jumat (13/3/2026).

Mereka memantau langsung kegiatan pembersihan sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat yang masih bergelut dengan dampak bencana.

Sejak pagi, warga terlihat menyisir sejumlah titik yang dipenuhi lumpur, batang kayu, plastik, serta berbagai material lain yang terbawa banjir bandang beberapa hari sebelumnya.

Dengan peralatan sederhana seperti sekop, cangkul, dan karung, para peserta gotong royong bekerja bersama membersihkan sisa-sisa bencana yang menumpuk di jalan, saluran air, hingga kawasan pesisir.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng, personel TNI dan Polri, pelajar, relawan, komunitas lingkungan, hingga masyarakat setempat.

Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan solidaritas bersama dalam mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak.

Di sela-sela kegiatan, Bupati Sutjidra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi bersih-bersih tersebut.

Menurutnya, gotong royong menjadi langkah penting dalam mempercepat pemulihan kondisi lingkungan setelah bencana.

“Setelah banjir bandang, masih banyak sampah dan material yang terbawa arus air. Karena itu kegiatan gotong royong seperti ini sangat penting untuk membersihkan lingkungan sekaligus membantu masyarakat kembali beraktivitas,” ujarnya.

Selain memantau kegiatan pembersihan, Bupati Sutjidra bersama jajaran pemerintah daerah juga meninjau delapan titik lokasi yang terdampak bencana di wilayah Desa Banjar.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus melihat langsung kebutuhan yang diperlukan dalam proses pemulihan.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Bantuan yang disalurkan antara lain beras sebanyak 15.140 kilogram, paket sembako, kasur, paket kompor gas, tabung LPG, family kit, terpal, serta pakaian layak pakai.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang rumah maupun lingkungannya terdampak banjir. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat proses penanganan pascabencana.

Menurut Bupati Sutjidra, keterlibatan ASN dalam kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Ia menilai, pemulihan pascabencana tidak hanya dilakukan melalui bantuan logistik, tetapi juga melalui kerja bersama membersihkan lingkungan dan memperbaiki fasilitas yang rusak.

“Selain melakukan gerakan bersih-bersih, kita juga melakukan pemulihan baik secara fisik maupun nonfisik. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat ini adalah bentuk kepedulian untuk memastikan warga bisa segera bangkit dari dampak bencana,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat semangat gotong royong sebagai modal sosial dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#Banjir bandang #Banjar #buleleng