BALIEXPRESS.ID - Jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana mulai menunjukkan peningkatan aktivitas kendaraan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.
Otoritas terkait kini telah memberlakukan skema padat dengan mengoperasikan 32 armada kapal penyeberangan di jalur Selat Bali.
Pantauan pada Jumat (13/3/2026) siang, kepadatan kendaraan terutama truk logistik mulai terlihat memenuhi sejumlah kantong parkir sebelum memasuki area pelabuhan.
Untuk mengurai antrean kendaraan, khususnya pemudik, pihak kepolisian mulai mengoperasikan skema buffer zone serta memanfaatkan gang-gang permukiman di sekitar pelabuhan sebagai jalur alternatif menuju pelabuhan.
Kapolres Jembrana Kadek Citra Dewi Suparwati, menjelaskan area buffer zone di Terminal Kargo Gilimanuk kini telah dioperasikan secara penuh.
Langkah ini dilakukan untuk menampung luapan kendaraan pemudik agar tidak sampai mengunci jalur utama.
“Untuk saat ini siang hari sudah pada kondisi padat. Dari ASDP sudah mengoperasikan sebanyak 32 armada kapal. Truk-truk saat ini sudah memenuhi jalur utama Denpasar–Gilimanuk,” ungkap Citra.
Meski puluhan kapal telah dikerahkan, skema percepatan bongkar muat atau Tiba Bongkar Berangkat (TBB) belum dapat diterapkan secara maksimal.
Hal ini disebabkan kondisi serupa yang juga terjadi di pelabuhan tujuan, yakni Pelabuhan Ketapang yang saat ini juga mengalami kepadatan aktivitas penyeberangan.
“Tidak bisa dilakukan TBB karena di Pelabuhan Ketapang juga padat aktivitas,” jelasnya.
Guna mencegah kemacetan panjang di jalur nasional, kepolisian juga mengalihkan arus kendaraan pribadi atau mobil kecil ke jalur alternatif di permukiman warga sekitar pelabuhan.
“Kondisi kendaraan mobil pribadi sudah masuk ke gang seluruhnya, sebanyak tiga gang menuju Pelabuhan Gilimanuk,” tambahnya.
Langkah rekayasa lalu lintas ini dilakukan agar arus kendaraan di jalur utama tetap bisa bergerak meskipun volume kendaraan terus meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga kelancaran arus mudik.
“Kami imbau masyarakat untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama,” tandas Citra. (*)
Editor : I Made Mertawan