Advertorial Bali Balinese Bisnis Features Hiburan Internasional Kesehatan Kolom Nasional Nusantara Politik Sportainment Wisata & Travel

Koster Tinjau Dampak Banjir di Buleleng, Salurkan Bantuan Rp1,26 Miliar dan Dorong Pemulihan Sekolah

Rika Riyanti • 2026-03-16 10:28:49
TINJAU: Gubernur Bali, Wayan Koster, meninjau langsung kerusakan akibat banjir yang melanda SD Negeri 5 Banjar di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Minggu (14/3).
TINJAU: Gubernur Bali, Wayan Koster, meninjau langsung kerusakan akibat banjir yang melanda SD Negeri 5 Banjar di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Minggu (14/3).

 

BALIEXPRESS.ID – Gubernur Bali, Wayan Koster, meninjau langsung kerusakan akibat banjir yang melanda SD Negeri 5 Banjar di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Minggu (14/3).

Kedatangan gubernur disambut para siswa yang sekolahnya terdampak banjir.

Dalam kunjungannya, Koster melihat langsung kondisi sejumlah ruangan seperti kelas, ruang guru, perpustakaan, hingga fasilitas lain yang sempat terendam air hampir mencapai plafon.

Selain meninjau kondisi bangunan, ia juga berdialog dengan kepala sekolah dan para guru untuk menyerap masukan terkait percepatan pemulihan sarana pendidikan agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

Baca Juga: BRI Peduli Salurkan Rp 200 Juta untuk Pembangunan Pura Pucak Candri Manik Serokadan

Dalam kesempatan itu, Koster menjelaskan bahwa penanganan kerusakan yang dialami warga terdampak sudah mulai dilakukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali.

Penanganan tersebut disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan memanfaatkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Perbaikan untuk warga sudah disepakati dan mulai berjalan. Namun kemungkinan masih ada warga yang belum terdata. Saya minta Kepala BPBD segera melakukan pendataan lanjutan agar tidak ada masyarakat yang seharusnya menerima bantuan tetapi terlewat,” tegasnya.

Terkait kondisi SD Negeri 5 Banjar, Koster meminta agar proses pembelajaran bisa segera dipulihkan.

 

Pemerintah Provinsi Bali, menurutnya, akan membantu kebutuhan sarana belajar melalui dana gotong royong Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Bali yang telah tersedia.

Ia juga telah meminta Kepala Desa Banjar bersama pihak sekolah untuk segera menghitung kebutuhan mendesak seperti papan tulis, buku pelajaran, meja, dan perlengkapan belajar lainnya.

“Data kebutuhan itu diharapkan bisa terkumpul dalam beberapa hari sehingga bantuan dapat segera disalurkan,” ujarnya.

Untuk penanganan jangka panjang, Koster menyebut terdapat usulan membongkar bangunan sekolah yang terdampak banjir untuk kemudian dibangun kembali menjadi gedung bertingkat.

Baca Juga: Apresiasi Capaian Jajaran di Bali, Wamen Ossy Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pelayanan dan Data Pertanahan

Langkah tersebut dinilai penting karena lokasi sekolah sudah beberapa kali dilanda banjir akibat luapan sungai.

“Ini solusi jangka panjang. Nanti perencanaan teknisnya dirancang oleh Bupati Buleleng. Jika membutuhkan dukungan dari Pemprov, akan kami bantu melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK),” jelasnya.

Selain itu, gubernur juga berencana menugaskan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk melakukan normalisasi aliran sungai sebagai langkah mitigasi agar banjir serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Pada hari yang sama, Minggu (15/3), Pemerintah Provinsi Bali turut menyalurkan bantuan sosial bagi warga yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Buleleng dengan total nilai Rp1.263.000.000.

Baca Juga: Bupati Adi Arnawa Lepas Mudik Gratis 2026, Bukti Kepedulian dan Keharmonisan Antar Umat Beragama

Dana tersebut berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan pascabencana.

Bantuan diberikan kepada 50 penerima manfaat yang meliputi perbaikan rumah warga, dukungan penguatan ekonomi, perbaikan fasilitas umum, tempat ibadah, serta santunan bagi keluarga korban meninggal dunia.

Untuk perbaikan rumah, bantuan dialokasikan bagi 31 unit rumah yang mengalami kerusakan, terdiri dari 8 rumah rusak berat, 20 rusak sedang, dan 3 rusak ringan dengan total nilai Rp435 juta.

Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan penguatan ekonomi berupa perbaikan sarana usaha seperti kandang kambing dan kandang ayam senilai Rp15 juta.

Upaya pemulihan layanan dasar masyarakat juga dilakukan melalui bantuan sekitar Rp726 juta untuk memperbaiki instalasi jaringan air bersih di 12 titik di sejumlah desa.

Sementara dua tempat suci yang turut terdampak banjir mendapatkan bantuan perbaikan dengan total Rp42 juta.

Baca Juga: Bank Mandiri Salurkan 1.768 Paket Bantuan bagi Lansia, Anak Yatim, dan Pelajar di Denpasar

Pemprov Bali juga menyerahkan santunan kepada keluarga tiga korban yang meninggal dunia akibat banjir bandang, masing-masing sebesar Rp15 juta.

Koster berharap bantuan tersebut dapat mempercepat proses pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sehingga aktivitas warga bisa segera kembali berjalan normal.(Ika)

Editor : Rika Riyanti
#bali #bencana #wayan koster #buleleng