BALIEXPRESS.ID- Kecelakaan maut mengakibatkan satu korban tewas kembali terjadi di jalan nasional Denpasar-Gilimanuk.
Kali ini kecelaan terjadi di wilayah di Banjar Koripan Kelod, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Senin (16/3/2026) pagi.
Kapolsek Kediri, Kompol I Putu Budiawan, ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa korban meninggal di lokasi kejadian.
Baca Juga: Desa Adat Sebali Gelar Melasti ke Pantai Setiap 5 Tahun Sekali
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di jalan lokasi kejadian sempat tersendat selama beberapa waktu.
“Korban tewas berinisial IPDR,33, yang berasal dari Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, korban tewas di lokasi kejadian setelah bertabrakan dengan truk fuso yang datang dari arah Gilimanuk,” jelasnya.
Dilanjutkan Kompol Budiawan, kecelakaan maut tersebut terjadi pada sekitar pukul 07.45 WITA.
Baca Juga: Anggaran Terbatas, Pemkab Jembrana Pangkas THR TPP ASN Jadi 50 Persen
Saat itu, korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Nmax dengan nopol DK 4674 FBN datang dari arah timur (Denpasar) menuju ke barat (arah gilimanuk).
Sesampainya di lokasi kejadian, diduga hendak memperbaiki helm yang dikenakannya sehingga konsentrasi berkendara terganggu dan kendaraan melewati garis as jalan.
Pada saat bersamaan dari arah berlawanan datang truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi P 9420 VB yang dikemudikan Nuriyanto, 58, warga Banyuwangi yang berdomisili di Denpasar.
Kejadian begitu cepat, keduanya tidak bisa mengendalikan kendaraan nya sehingga tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Benturan keras terjadi di badan jalan sebelah utara garis as jalan, atau pada jalur truk fuso yang dikemudikan Nuriyanto.
Akibat kecelakaan tersebut korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan tubuh.
Selain itu, korban mengalami robek pada kepala dan dahi, retak pada tulang kepala, luka robek pada tangan serta kaki kanan, bahkan mengalami patah pada kaki kanan.
Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara pengemudi truk dalam kondisi selamat.
“Kasus kecelakaan tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian, selain korban meninggal, kerugian materiil dari kecelakaan ini diperkirakan sekitar Rp 4 juta,” ungkapnya. (*)
Editor : I Made Mertawan