Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pesta Miras di Seririt Berujung Tebasan Samurai

Dian Suryantini • 2026-03-20 12:35:51
Kapolres Buleleng AKBP Gizi Rusman
Kapolres Buleleng AKBP Gizi Rusman

 

BALIEXPRESS.ID — Kesunyian Hari Raya Nyepi yang identik dengan perenungan dan pengendalian diri justru tercoreng oleh aksi kekerasan di wilayah Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.

Seorang pria harus menjalani perawatan medis setelah mengalami luka robek serius akibat ditebas senjata tajam jenis samurai dalam peristiwa yang dipicu konsumsi minuman keras.

Insiden tersebut terjadi di Banjar Dinas Kajanan, Desa Joanyar, pada Kamis, 19 Maret 2026 sekitar pukul 15.00 Wita.

Saat sebagian besar masyarakat menjalani Catur Brata Penyepian, sekelompok warga justru terlibat dalam aktivitas yang berujung konflik fisik.

Baca Juga: Tren Shopee Big Ramadan Sale 2026: Eksplorasi Kebutuhan Fashion Muslim & Rutinitas Baru yang Jadi Favorit Pengguna

Korban diketahui bernama Kadek Sastrawan, 43, seorang buruh setempat. Ia mengalami luka terbuka di bagian punggung akibat sabetan senjata tajam. Sementara itu, aparat kepolisian telah mengamankan terduga pelaku, Komang Agus Sudiartawan, 28, yang juga merupakan warga di lingkungan yang sama.

Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa bermula dari kegiatan minum minuman keras bersama yang kemudian berkembang menjadi pertengkaran.

“Pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti berupa satu bilah pedang jenis samurai. Saat ini kasusnya masih dalam penanganan lebih lanjut oleh Polsek Seririt,” ujarnya, Jumat (20/3).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian berawal ketika korban mengajak pelaku untuk minum bersama melalui pesan WhatsApp. Sekitar pukul 09.30 Wita, pelaku mendatangi rumah korban dan bergabung bersama beberapa orang lainnya, termasuk dua saksi, yakni Putu Kawit, 60 dan Komang Supanca, 50.

Awalnya, suasana berlangsung santai. Namun, dalam kondisi dipengaruhi alkohol, korban diduga melontarkan ucapan yang menyinggung perasaan pelaku. Meski sempat diredam oleh orang-orang di lokasi, ketegangan tidak sepenuhnya mereda.

Baca Juga: BRI Siaga Lebaran 2026! 1,2 Juta Agen BRILink dan 627 Ribu E-Channel Disiapkan, Transaksi Dijamin Lancar

Pelaku kemudian mencoba meminta klarifikasi atas ucapan tersebut, tetapi situasi justru semakin memanas. Cekcok pun terjadi, hingga akhirnya pelaku diminta meninggalkan tempat kejadian oleh rekan-rekannya.

Ketegangan kembali memuncak ketika korban, yang masih dalam kondisi emosi, melempar kursi ke arah pelaku meskipun tidak mengenai sasaran. Tidak berhenti di situ, korban juga disebut mengambil botol bir dan melontarkan ancaman.

Merasa terancam, pelaku bergegas pulang ke rumahnya. Namun, dalam waktu singkat, ia kembali ke lokasi dengan membawa sebilah pedang samurai. Tanpa banyak kata, pelaku langsung mengayunkan senjata tersebut dan mengenai punggung korban.

Aksi kekerasan itu akhirnya berhasil dihentikan oleh seorang warga bernama Putu Sugiana. Korban yang mengalami luka serius kemudian segera dilarikan ke RSUD Kabupaten Buleleng untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak kepolisian yang menerima laporan bergerak cepat dengan mengamankan pelaku beserta barang bukti. Saat ini, penyidik masih mendalami motif dan rangkaian kejadian secara lebih rinci.

Editor : Iqbal Kurnia
#pesta miras #seririt #buleleng