BALIEXPRESS-ID - Arus balik mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada H+1 dan H+2, Selasa (25/3/2026).
Lonjakan ini menandai pergeseran pergerakan masyarakat dari fase mudik menuju arus balik pascalibur Hari Raya.
General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang–Gilimanuk, Arief Eko Kurnianjah, mengungkapkan bahwa berdasarkan data Posko Ketapang, tren kenaikan terlihat jelas dari jumlah penumpang maupun kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Bali.
Baca Juga: Pemkab Tabanan Lelang 11 Jabatan Eselon IIB, Posisi Sekwan dan PU Paling Laris
Pada periode H+1 Lebaran, yakni 23 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, tercatat sebanyak 177 trip kapal beroperasi di Pelabuhan Ketapang.
Jumlah penumpang yang menyeberang ke Pulau Dewata mencapai 38.212 orang.
“Untuk kendaraan, roda dua tercatat sebanyak 6.534 unit, roda empat mencapai 4.290 unit, truk sebanyak 464 unit, dan bus 283 unit. Total kendaraan yang menyeberang pada H+1 mencapai 11.571 unit,” ujar Arief.
Baca Juga: Pos Pelayanan Operasi Ketupat Agung 2026 Masceti Ditinjau Tim Was Ops Mabes Polri
Memasuki H+2 atau 24 Maret 2026, arus balik semakin meningkat. Jumlah trip kapal naik menjadi 192 trip dalam 24 jam.
Realisasi penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+2 mencapai 45.615 orang.
Sementara itu, kendaraan roda dua tercatat sebanyak 8.417 unit dan roda empat sebanyak 4.876 unit.
Kendaraan logistik dan angkutan umum juga mengalami peningkatan, dengan jumlah truk mencapai 675 unit dan bus sebanyak 308 unit.
Total kendaraan yang menyeberang pada H+2 mencapai 14.276 unit.
Secara kumulatif, total penumpang yang masuk Bali pada H+1 dan H+2 mencapai 83.827 orang, dengan total kendaraan sebanyak 25.847 unit.
“Peningkatan ini menunjukkan arus balik Lebaran melalui Pelabuhan Gilimanuk kian mendominasi, seiring berakhirnya masa libur panjang dan masyarakat mulai kembali ke Bali untuk beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan