BALIEXPRESS.ID- Warga di sekitar Banjar Gumicik, Desa Ketewel, Kabupaten Gianyar, dikejutkan insiden berdarah yang terjadi pada Sabtu dini hari (28/3/2026).
Sekitar pukul 03.33 Wita, suasana tenang menuju Pantai Gumicik mendadak berubah mencekam setelah sebuah serangan menggunakan senjata tajam pecah di persimpangan jalan.
Ceceran darah di atas aspal menjadi bukti nyata betapa brutalnya kejadian tersebut.
Baca Juga: Intip Kisah Desa Banyuanyar, Desa Ramah Lingkungan yang Terus Maju Lewat Pemberdayaan Desa BRILiaN
Korban, Agung Anom,23, pemuda asal Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, tak berdaya setelah mengalami luka robek di bagian bahu.
Ia segera dilarikan ke RS Kasih Ibu Gianyar untuk mendapatkan perawatan darurat.
Peristiwa ini pertama kali diketahui aparat setelah sebuah panggilan darurat masuk ke Call Center 110 Polres Gianyar.
Baca Juga: Identitas Pembunuh Bule Belanda di Bali Terkuak, Dua WNA Brasil, Sudah Kabur ke Luar Negeri
Pelapor menyampaikan adanya ancaman menggunakan senjata tajam oleh seseorang yang tidak dikenalnya, dan meminta petugas segera datang ke lokasi.
"Piket fungsi Polsek Sukawati langsung menindaklanjuti laporan tersebut. Setelah dilakukan pengecekan di lokasi, ditemukan telah terjadi peristiwa penganiayaan berat," ujar Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Suardita,
Tim Reskrim Polsek Sukawati bergerak cepat. Dengan melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi, identitas terduga pelaku berinisial IW. AP akhirnya berhasil dikantongi.
Tak menunggu lama, polisi melakukan pengejaran dan meringkus pria tersebut di rumahnya tanpa perlawanan.
“Petugas juga menyita barang bukti berupa sebilah pedang yang digunakan untuk menganiaya korban serta satu unit sepeda motor," jelasnya.
IW. AP masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi mendalami alasan di balik aksi aksi sadisnya itu.
"Untuk modus dan motif pastinya mengapa pelaku melakukan penganiayaan tersebut, saat ini masih dalam proses penyidikan tim penyidik," pungkasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan