BALIEXPRESS. ID– Upaya membekali generasi muda dengan pemahaman yang matang tentang kehidupan berumah tangga terus digencarkan. Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gianyar menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan pranikah bagi remaja usia sekolah di SMK Pariwisata Kertayasa, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Selasa (7/4).
Kegiatan ini menyasar kalangan pelajar sebagai langkah preventif untuk memberikan pemahaman sejak dini mengenai makna dan tujuan perkawinan dalam ajaran Hindu. Para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan secara interaktif.
Penyuluh Agama Hindu Kemenag Gianyar, Ida Bagus Putu Wiadnyana Manuaba, menjelaskan bahwa perkawinan dalam ajaran Hindu bukan sekadar ikatan lahiriah antara dua insan, melainkan memiliki tujuan suci dan spiritual yang harus dipahami secara mendalam.
“Perkawinan dalam Hindu bertujuan untuk membentuk keluarga yang harmonis, melaksanakan dharma, serta melanjutkan keturunan yang suputra. Ini bukan hanya soal cinta, tetapi juga tanggung jawab moral dan spiritual,” ujarnya.
Baca Juga: Olahraga Tradisional Semarakkan HUT ke-255 Kota Gianyar
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kesiapan mental, emosional, dan spiritual sebelum memasuki jenjang perkawinan. Menurutnya, pemahaman yang baik sejak usia sekolah akan membantu generasi muda menghindari pernikahan dini yang tidak direncanakan dengan matang.
"Selain materi pernikahan dalam Hindu, para siswa juga diberikan wawasan mengenai nilai-nilai etika dalam membangun rumah tangga, termasuk pentingnya komunikasi, kesetiaan, serta peran masing-masing dalam keluarga sesuai ajaran Hindu, " tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja mampu mempersiapkan diri dengan lebih baik dalam merencanakan masa depan. Sekaligus memahami bahwa perkawinan merupakan tahap kehidupan yang sakral dan penuh tanggung jawab. *
Editor : Putu Agus Adegrantika