Siswa SMP 3 Denpasar Raih Emas di Ajang Internasional Lewat Inovasi Aplikasi Kesehatan Mental MINDORA

I Gede Paramasutha • Dipublikasikan Sabtu, 11 April 2026 | 14:12 WIB
Tim KASAMI dari SMP Negeri 3 Denpasar yang meraih prestasi di kancah internasional. (Bali Express/Istimewa)
Tim KASAMI dari SMP Negeri 3 Denpasar yang meraih prestasi di kancah internasional. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan. Siswa-siswi SMP Negeri 3 Denpasar berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih medali emas pada ajang Malaysia Technology Expo 2026 (MTE 2026) di kategori Health Care. Prestasi ini diraih melalui inovasi aplikasi digital bernama MINDORA.

Tim yang menamakan diri KASAMI tersebut beranggotakan tujuh pelajar, dengan Nindita Adistakanta sebagai ketua tim. Ia bersama Made Windasari Agistya Putri, Made Kirana Gawitri, Komang Saguna Putra Nurjaya, Komang Berlian Holdenia, Putu Defika Asha Joghoan, dan Putu Nirwan Baskara Jayakarta, berhasil mencuri perhatian dewan juri lewat solusi berbasis teknologi yang relevan dengan isu masa kini.

Di bawah bimbingan guru pembina Putu Sri Utami Dewi, S.Pd., M.Pd., tim ini mengembangkan MINDORA sebagai prototipe aplikasi yang berfokus pada kesehatan mental remaja. Menurut Nindita, ide tersebut berangkat dari meningkatnya perhatian terhadap persoalan mental di kalangan pelajar.

Baca Juga: Koster Apresiasi Gerakan Tanam Mangrove Kemendagri, Dinilai Sejalan dengan Program Pemprov Bali

"Kami dari KASAMI membuat prototipe aplikasi untuk mendukung dan monitoring kesehatan mental remaja, karena banyaknya kasus yang mengarah kepada kesehatan mental sehingga kami berinisiatif untuk mendukung remaja terhindar dari permasalahan kesehatan mental," ujar Nindita, Sabtu (11/4).

MINDORA, yang merupakan singkatan dari Mental Health Interactive Digital Organizer for Resilient Adolescents, dirancang sebagai alat skrining awal yang memungkinkan pengguna mengukur tingkat kecemasan, stres, dan depresi secara mandiri.

Tak hanya itu, aplikasi ini juga menyediakan konten edukasi terkait berbagai gangguan kesehatan mental, serta fitur buku harian digital yang aman untuk mengekspresikan emosi.

Baca Juga: Pemahaman Konvensi Montreal dan Product Liability Dinilai Masih Perlu Ditingkatkan

Pendekatan sederhana namun fungsional menjadi kekuatan utama aplikasi ini. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi solusi preventif bagi remaja dalam menghadapi tekanan di era digital, mulai dari tuntutan akademik hingga pengaruh media sosial.

Nama KASAMI sendiri merupakan akronim dari “Kami Sayang Mental Kami”, yang mencerminkan kepedulian para siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental sejak usia dini. Inovasi ini lahir dari pengalaman nyata yang mereka hadapi sehari-hari sebagai remaja.

Keberhasilan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pelajar daerah mampu bersaing di tingkat global dengan menghadirkan gagasan kreatif yang berdampak sosial. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berinovasi dan peka terhadap isu di sekitarnya. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
smp prestasi siswa denpasar