Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bupati Adi Arnawa Hadiri Karya Atma Wedana dan Manusia Yadnya Desa Adat Padonan

Putu Resa Kertawedangga • Rabu, 15 April 2026 | 15:27 WIB
Bupati Adi Arnawa, menghadiri Karya Atma Wedana dan Manusia Yadnya Desa Adat Padonan di Pura Dalem Desa Adat Padonan, Kuta Utara, Rabu (15/4). (PROOMPIM SETDA BADUNG FOR BALI EXPRESS)
Bupati Adi Arnawa, menghadiri Karya Atma Wedana dan Manusia Yadnya Desa Adat Padonan di Pura Dalem Desa Adat Padonan, Kuta Utara, Rabu (15/4). (PROOMPIM SETDA BADUNG FOR BALI EXPRESS)

BALIEXPRESS.ID - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, Rabu (15/4) menghadiri Parikrama Tigang Sasih dan Mapetik Mejaya Jaya serangkaian Karya Atma Wedana dan Manusia Yadnya Desa Adat Padonan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pura Dalem Desa Adat Padonan, Kuta Utara, yang dipuput oleh Ida Pedanda Istri Griya Buduk.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya yadnya suci tersebut serta mendoakan agar seluruh rangkaian upacara berjalan lancar.

Baca Juga: Sering Mangkal di Canggu, Belasan Waria Diamankan Satpol PP Badung

Ia juga mengapresiasi dukungan pendanaan dari Desa Dinas, Desa Adat, serta LPD Desa Adat Padonan.

“Sebagai pratisentana, kita memiliki kewajiban melaksanakan yadnya sebagai wujud bakti kepada leluhur. Saya berharap Desa Adat Padonan dapat terus mandiri dan mampu menjaga tradisi di tengah perkembangan pariwisata,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh krama desa untuk menjaga keamanan, kebersihan, serta mengelola sampah dengan baik melalui pemilahan sejak dari rumah tangga.

Baca Juga: Perempuan Berdaya Lewat Program BRInita, Intip Kisah Inspiratif KWT Buaran Citra Lestari Manfaatkan Lahan Sempit untuk Tanaman Produktif

Lebih lanjut disampaikan Pemkab Badung terus berupaya mengurai kemacetan dengan membangun ruas-ruas jalan baru di lokasi strategis guna memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

Sementara itu, Bendesa Adat Padonan, I Made Sutarma, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Badung beserta undangan lainnya.

Ia menjelaskan bahwa rangkaian upacara telah diawali dengan upacara Ngerit atau Ngelungah pada 31 Maret 2026.

Baca Juga: Entry Meeting Pelaksanaan Audit Kinerja 2026, Sekjen ATR/BPN: Pastikan Kegiatan Tepat Sasaran

Karya Atma Wedana ini merupakan program Desa Adat Padonan yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali, yang bertujuan menjaga tradisi leluhur, sima dresta, serta memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong.

Selain itu, kegiatan ini juga untuk meringankan beban krama desa dalam melaksanakan upacara adat dan Manusa Yadnya.

Sebelumnya, kegiatan serupa dilaksanakan pada tahun 2022 yang kemudian dijadwalkan akan digelar pada 2027.

Namun upacara ini dimajukan ke tahun 2026 karena adanya rencana pembangunan karya di Pura Desa dan Puseh Desa Adat Padonan.

Adapun pendanaan kegiatan bersumber dari Rp 900 juta dana Desa Dinas, Rp 200 juta dari Desa Adat, serta sisa hasil usaha LPD Desa Adat Padonan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain anggota DPRD Badung Wayan Sandra, Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana, Majelis Madya dan Majelis Alit Kuta Utara, Perbekel Tibubeneng, serta krama Desa Adat Padonan. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#karya #atma wedana #Adi Arnawa