BALIEXPRESS.ID - Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi mengumumkan pemenang Sayembara Desain Logo Maskot Kabupaten Gianyar. Pengumuman dilakukan setelah penjurian tahap II (presentasi karya) dan penetapan pemenang dilaksanakan di Ruang Rapat Diskominfo Kabupaten Gianyar, Kamis (16/4).
Penjurian tahap II diikuti oleh peserta yang yang telah diumumkan sebagai sepuluh besar karya terbaik dari tiga puluh peserta yang telah memasukkan karya di website resmi Sayembara Desain Logo Maskot Kabupaten Gianyar.
Penjurian yang dilaksanakan oleh Tim Juri yakni Prof. Dr. I Wayan Dibia, S.ST., M.A., Prof. Dr. Anak Agung Gde Bagus Udayana, S.Sn., M.Si., Drs. I Gede Widharma Suhartha, M.M., Dewa Gede Raka Jana Nuraga, S.Ds., serta Ar. Ir. Ari Setiya Wibawa, S.T., M.M., IAI., GP., IPM., ASEAN Eng. telah menetapkan empat pemenang yaitu I Wayan Agus Widya Putra dari Banjar Mas, Sayan, Ubud sebagai juara pertama, I Wayan Adi Maha Wiguna dari Banjar Mas, Sayan, Ubud sebagai juara kedua, I Putu Dedy Suryawan dari Banjar Medahan, Blahbatuh sebagai juara ketiga, serta I Kadek Dwi Windyana dari Lingkungan Samplangan, Gianyar sebagai juara harapan I.
Prof. Dr. I Wayan Dibia, S.ST., M.A. selaku ketua tim juri mengatakan pelaksanaan penjurian dari tahap I dan tahap II berjalan cukup baik. Hasil karya peserta sebagain besar sudah memenuhi konsep Logo Maskot Kabupaten Gianyar yang telah dijelaskan pada saat pemberian penjelasan (Aanwijzing). Namun masih ada beberapa karya yang belum memenuhi kriteria dan secara visual masih belum merepresentasikan Gianyar sebagai kota seni.
Lebih lanjut, Prof. Dibia menyampaikan selamat kepada pemenang dan bagi peserta yang belum terpilih diharapkan tetap terus berkarya dan mengembangkan kreativitas sebagai bagian dari kemajuan ekosistem seni di Gianyar.
Panitia pelaksana, I Dewa Gede Agung Wahyudi, menyampaikan terima kasih kepada tim juri, tim koordinasi, panitia, dan tim teknis yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini.
“Untuk para pemenang sayembara, penyerahan hadiah akan dilaksanakan pada saat Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Gianyar ke-255, tanggal 19 April 2026 mendatang,” pungkasnya.
Sementara dikonfirmasi, I Wayan Agus Widya Putra, peraih juara satu menjelaskan ia mengerjakan bahan lomba tersebut hampir sepekan.
“Kalau semua prosesnya hampir ada satu minggu sampai jadi,” ujarnya. Dedikasi tersebut menjadi kunci utama keberhasilannya dalam menghadirkan karya yang dinilai unggul oleh dewan juri.
Tak hanya berhenti pada pencapaian prestasi, Agus juga telah memiliki rencana jelas terhadap hadiah yang diterimanya. Ia menyebutkan bahwa hadiah tersebut akan dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, yakni program S2. Langkah ini menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan diri, baik dari sisi akademik maupun profesional.
Sementara itu, peraih juara kedua, I Wayan Adi Maha Wiguna, mengungkapkan sejumlah tantangan yang dihadapinya selama proses lomba. Salah satu kendala utama adalah durasi pengerjaan yang terbilang mepet, sehingga menuntut dirinya untuk bekerja secara cepat namun tetap menjaga kualitas karya.
Selain itu, Adi juga harus mampu menyesuaikan konsep yang telah ditentukan oleh panitia lomba. Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena ia dituntut untuk tetap kreatif dalam batasan tema yang ada. Ia menambahkan bahwa setiap garis dan warna yang dituangkan dalam karyanya memiliki makna tersendiri, sehingga proses kreatif tidak hanya soal estetika, tetapi juga filosofi.
Dengan semangat dan kreativitas yang ditunjukkan para peserta, ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ruang ekspresi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berinovasi. *
Editor : Putu Agus Adegrantika