BALIEXPRESS.ID – Guna memastikan standar higiene dan sanitasi dalam produksi pangan tetap terjaga, jajaran Polres Jembrana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pabrik tahu dan tempe di Kecamatan Negara.
Kegiatan Rabu (15/4) ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP I Gede Alit Darmana dengan menyasar dua lokasi produksi, yakni pabrik tahu UD Sido Dadi di Banjar Kaliakah Kangin, Desa Kaliakah, serta pabrik tempe milik Zaiful Bahri di Lingkungan Sumber Bunga, Kelurahan Lateng.
Menurut Gede Alit, pengecekan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan produk pangan yang akan didistribusikan, khususnya untuk kebutuhan internal kepolisian, telah memenuhi standar kesehatan.
Baca Juga: Kapan Ditangani? Jembatan Peken Belayu-Kukuh di Tabanan Terancam Putus Akibat Longsor
“Kegiatan ini bertujuan memastikan bahan pangan yang dikonsumsi personel Polres Jembrana aman dan sesuai standar higiene,” ujarnya.
Dalam sidak tersebut, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari proses produksi, sumber air yang digunakan, kelengkapan izin edar PIRT, hingga kondisi sanitasi peralatan dan kebersihan para pekerja.
Hasilnya, petugas masih menemukan sejumlah kekurangan yang perlu mendapat perhatian serius, di antaranya, masih ada pekerja yang belum menerapkan standar kebersihan secara optimal saat proses produksi berlangsung.
Baca Juga: Tabrakan Motor di Candidasa Karangasem, Pengendara Suzuki Smash Meninggal
Selain itu, kondisi lingkungan produksi juga dinilai perlu ditingkatkan, seperti adanya lalat serta kebersihan bak penampungan air yang belum maksimal.
Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas langsung memberikan edukasi dan imbauan kepada para pelaku usaha.
Baca Juga: Gung Anom Ingatkan Pemkab Klungkung Berani Tolak Sampah Luar Kompos Kiriman dari Denpasar
Mereka diminta untuk lebih memperhatikan standar kebersihan, mulai dari penggunaan pakaian kerja yang sesuai, menjaga lingkungan produksi tetap higienis, hingga pengelolaan limbah yang lebih baik.
“Kami mengedepankan pembinaan agar pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas dan standar produksinya,” pungkasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan