Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pria Asal Bogor Ditemukan Meninggal di Tempat Pembuatan Sanggah Beton Tabanan

IGA Kusuma Yoni • Sabtu, 18 April 2026 | 06:36 WIB
Ade Rahmat ditemukan meninggal dunia di tempat pembuatan sangah beton di wilayah Banjar Dinas Lumajang, Desa Sam sam, Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan. (ist)
Ade Rahmat ditemukan meninggal dunia di tempat pembuatan sangah beton di wilayah Banjar Dinas Lumajang, Desa Sam sam, Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan. (ist)

BALIEXPRESS.ID- Umur manusia tidak ada yang tahu. Waktu meninggal dunia pun tidak bisa diprediksi.  Hal itu dialami Ade Rahmat, 60, asal Bogor. 

Pria yang bekerja di Kabupaten Klungkung ini, ditemukan meninggal dunia di tempat pembuatan sangah beton milik Gede Mustida di wilayah Banjar Dinas Lumajang, Desa Sam sam, Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan. 

Kasi Humas Polres Tabanan, AKP Gusti Made Berata  mengatakan bahwa korban ditemukan tak bernyawa oleh temannya, Hasbian Hadi, 40, yang tinggal di Banjar Dinas Yehbiu, Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng yang merupakan sopir truk tronton DK 8403 LM yang ditumpangi boleh korban. 

Baca Juga: Tak Terdampak Perang, Okupansi Hotel Nusa Dua Stabil

"Saksi Hasian Hadi ini menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di emperan warung, awalnya saksi mengira korban tidur, dengan posisi yang tidak wajar, kaki mengarah ke tenggara dan kepala mengarah ke timur laut," jelasnya Jumat (17/4/2026). 

Dari keterangan saksi, disebutkan  Berata, sebelum korban ditemukan meninggal, korban bertemu dengan saksi Hasbian Hadi di jalan Celukan Bawang.

Setelah mengobrol selama beberapa waktu, korban minta ikut menumpang di kendaraan yang dikemudikan saksi sampai di Gianyar karena akan kembali ke Klungkung. 

Baca Juga: Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan

Akhirnya pada hari Kamis sore, korban pun ikut di kendaraan korban menuju Klungkung melalui jalur Denpasar-Gilimanuk.

Selanjutnya pada Jumat sekira pukul 06.00 Wita, setibanya di lokasi kejadian, truk yang dikemudikan oleh Hasian Hadi mengalami kerusakkan patah baut pada roda belakang kiri bagian depan.

Baca Juga: BRI Realisasikan Penyaluran KPR Subsidi Rp17,13 Triliun hingga Maret 2026 untuk Memperluas Akses Perumahan Terjangkau dan Mendorong Pemerataan Ekonomi

Kendaraan menepi serta menghubunggi pengurus perusahaan dan petunjuk penggurus perusaahaan agar koordinasi dengan bengkel.

Mereka sempat makan di sebelah utara TKP. Selanjutnya Hasian Hadi masuk mobil untuk istirahat sambil menunggu bengkel, sedangkan korban duduk di kursi kayu di warung sanggah sambil main HP. 

"Beberapa saat kemudian, saksi dan teknisi melihat korban sudah tidur dalam posisi tidak wajar. Akhirnya saksi mendekati korban dan memeriksa kondisi korban dan diketahui korban sudah meninggal dunia karena ketika pergelangan tangan korban di raba tidak ada denyut nadi," lanjutnya. 

Mendapati korban  dalam kondisi tersebut, Hasian Hadi menghubungi pihak kepolisian. "Tim bersama-sama melakukan olah TKP dan selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUD Singasana di Desa Nyitdah," tambahnya. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#sanggah beton #bogor #tabanan