Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ratusan Warga Karangasem Pilih Kerja ke Luar Negeri, Tren Keberangkatan Terus Naik

I Wayan Adi Prabawa • Minggu, 19 April 2026 | 09:07 WIB
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Karangasem, I Ketut Mertadina  I Ketut Mertadina. (Adi Prabawa/Bali Express)
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Karangasem, I Ketut Mertadina I Ketut Mertadina. (Adi Prabawa/Bali Express)

BALIEXPRESS.ID- Minat masyarakat Kabupaten Karangasem untuk bekerja di luar negeri masih menunjukkan tren positif pada awal tahun 2026.

Dalam kurun Januari hingga Maret, tercatat ratusan warga telah berangkat ke berbagai negara tujuan.

mengungkapkan, total sebanyak 490 orang telah diberangkatkan selama tiga bulan pertama tahun ini.

Baca Juga: Empat Punggawa Bali United Masih Cedera Jelang Duel Kontra Malut, Johnny Jansen Putar Otak

Dari jumlah tersebut, sebagian kecil memilih bekerja di kawasan Timur Tengah, seperti Arab Saudi, Kuwait, dan Uni Emirat Arab.

“Dari total itu, ada 17 orang yang bekerja di kawasan Timur Tengah,” ujar Mertadina.

Menurutnya, angka tersebut memperlihatkan peningkatan signifikan dari bulan ke bulan. Pada Januari tercatat sekitar 50 orang berangkat, kemudian meningkat menjadi 160 orang pada Februari, dan melonjak hingga 280 orang pada Maret.

Baca Juga: Polda Bali Tangkap WN Kazakhstan Bawa Kokain 2,5 Kg Senilai Rp 17,8 Miliar

“Kalau dilihat dari tren, setiap bulan jumlahnya terus bertambah. Ini menunjukkan minat masyarakat untuk bekerja ke luar negeri masih sangat tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa dibandingkan dengan daerah lain di Bali, Karangasem saat ini menjadi salah satu penyumbang tenaga kerja luar negeri terbesar, hanya berada di bawah Kabupaten Buleleng.

Bahkan sepanjang tahun 2025 lalu, jumlah pekerja migran asal Karangasem tercatat melampaui 1.200 orang.

“Tahun lalu jumlahnya lebih dari 1.200 orang. Ini menandakan minat masyarakat tidak pernah surut,” katanya.

Para pekerja tersebut berasal dari berbagai kecamatan di Karangasem dengan jenis pekerjaan yang beragam.

Selain bekerja di kapal pesiar, banyak juga yang memilih sektor darat seperti spa, pertanian, hingga perkebunan.

Untuk negara tujuan, kawasan Eropa dan Asia masih menjadi favorit. disebut sebagai negara dengan jumlah peminat terbanyak saat ini.

Selain itu, negara lain seperti Turki, Jepang, Italia, dan Polandia juga tetap diminati oleh calon pekerja migran. “Untuk saat ini, Bulgaria masih menjadi tujuan utama. Namun negara lain juga tetap banyak diminati,” ujarnya.

Meski demikian, Mertadina mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati sebelum memutuskan bekerja ke luar negeri.

Ia menekankan pentingnya memastikan kelengkapan dokumen serta legalitas agen penyalur tenaga kerja.

“Kami minta masyarakat benar-benar memastikan dokumen lengkap dan agen yang dipilih resmi, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tegasnya.

Selain itu, para pekerja juga diimbau untuk mencatat kontak penting, termasuk nomor perwakilan kedutaan di negara tujuan, sebagai langkah antisipasi jika terjadi keadaan darurat.

“Catat nomor penting seperti kedutaan. Jika terjadi sesuatu, bisa segera meminta bantuan,” tambahnya.

Terkait kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang sempat memanas, pihaknya memastikan bahwa warga Karangasem yang bekerja di wilayah tersebut hingga kini dilaporkan dalam kondisi aman.

“Sejauh ini mereka aman, dan kami terus melakukan pemantauan,” tutup Mertadina. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bekerja ke luar negeri #timur tengah #karangasem