BALIEXPRESS.ID-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng mulai merealisasikan rencana perbaikan infrastruktur jalan di Desa Lemukih, Kecamatan Sawan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), perbaikan ruas jalan kabupaten dengan kondisi benyah latig (rusak berat) kini telah memasuki tahap persiapan tender pada tahun 2026.
Kepala Dinas PU Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra, mengungkapkan bahwa proyek tersebut telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar yang bersumber dari APBD Buleleng. Perbaikan akan difokuskan pada ruas jalan sepanjang kurang lebih dua kilometer yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah.
“Estimasi anggarannya Rp 5 miliar dari APBD Buleleng, dengan panjang jalan sekitar 2 kilometer. Saat ini kami sedang dalam tahap persiapan tender,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (19/4).
Menurutnya, hasil monitoring di lapangan menunjukkan sejumlah titik jalan mengalami kerusakan berat. Kondisi tersebut tidak terlepas dari faktor geografis Desa Lemukih yang berada di kawasan perbukitan, dengan curah hujan yang tidak menentu dan tingkat kelembaban tinggi.
Baca Juga: Kantor Pertanahan Kabupaten Klungkung Rayakan Hari Raya Tumpek Landep dengan Khidmat
“Topografi Lemukih merupakan daerah perbukitan, dengan cuaca yang cukup lembab. Hal ini membuat aspal lebih cepat mengalami kerusakan,” jelasnya.
Sebelumnya, kondisi jalan rusak di wilayah tersebut sempat memicu aksi protes warga. Masyarakat melakukan aksi simbolik dengan menanam pohon pepaya di tengah jalan berlubang sebagai bentuk kekecewaan terhadap lambannya penanganan infrastruktur oleh pemerintah daerah.
Ruas jalan Desa Lemukih memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai akses mobilitas warga, tetapi juga sebagai jalur utama bagi sektor pariwisata. Jalan ini kerap dilalui oleh pengemudi dan pemandu wisata dari Denpasar menuju sejumlah destinasi unggulan di Buleleng, seperti Air Terjun Lemukih dan Air Terjun Sekumpul.
Dengan masuknya proyek ini ke tahap tender, masyarakat berharap proses perbaikan dapat segera direalisasikan sehingga mampu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus mendukung konektivitas dan pengembangan pariwisata di kawasan tersebut. (dik)
Editor : I Putu Mardika