Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pencarian Sulit di Tengah Gelombang Tinggi, Pemancing di Pantai Kelingking Ditemukan Meninggal

I Made Mertawan • Minggu, 26 April 2026 | 07:02 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi pemancing yang ditemukan meninggal di Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Sabtu (25/4/2026). (Basarnas Bali)
Tim SAR gabungan mengevakuasi pemancing yang ditemukan meninggal di Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Sabtu (25/4/2026). (Basarnas Bali)

BALIEXPRESS.ID – Upaya Tim SAR gabungan melakukan pencarian yang hilang terseret ombak di Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, menemukan titik akhir pada Sabtu (25/4/2026) malam.

Pencarian hari kedua warga Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida itu menyisir perairan dengan kondisi cuaca tidak bersahabat.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 800 meter dari titik jatuhnya.

Baca Juga: AMSI Bali Rayakan HUT ke-9 dengan Aksi Kemanusiaan

Sejak pagi, operasi pencarian sudah berjalan intensif. Seluruh unsur SAR menggelar briefing pukul 06.00 Wita untuk menentukan pola gerak dan pembagian sektor pencarian.

RIB 05 Denpasar kemudian diberangkatkan dari Pelabuhan Sampalan menuju lokasi yang ditargetkan dalam sorty pertama.

Namun hingga menjelang siang, pencarian belum menunjukkan hasil dan tim harus merapat sementara di kawasan Jungut Batu Tlatak, Nusa Ceningan.

Baca Juga: Jaringan BRILink Agen Mekaar Tembus 426 Ribu, Sinergi Holding Ultra Mikro Perkuat Inklusi Keuangan hingga Pelosok Negeri

Gelombang tinggi dan ombak pecah menjadi tantangan utama sepanjang operasi.

Akses penyisiran yang sulit dan perubahan angin yang ekstrem membuat pencarian berlangsung lebih lambat.

Baca Juga: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Astra 2026: Bagikan Dividen Tunai Rp15,7 Triliun

Kendati demikian, tim kembali turun pada siang hari hingga sore untuk memastikan seluruh sektor terpantau.

Harapan baru muncul menjelang malam. Cakra Negara, Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida, menerima laporan warga yang melihat tubuh mengapung tidak jauh dari lokasi awal.

Tim langsung menggerakkan RIB untuk melakukan pengecekan. "Pada 17.50 WITA kami menerima informasi dari warga bahwa korban mengapung tidak jauh dari lokasi kejadian," ungkap Cakra Negara, Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida. 

Pada pukul 19.15 Wita, tim berhasil menemukan tubuh korban yang kemudian diketahui berjarak sekitar 803 meter dari titik kejadian.

Jenazah dievakuasi ke daratan dan selanjutnya dibawa menggunakan ambulans Gema Santi menuju RS Gema Santi untuk penanganan medis lanjutan.

Korban bernama Nyoman Rame,49, sebelumnya dilaporkan hilang setelah terhempas ombak besar saat memancing bersama anaknya di tebing Pantai Kelingking pada Kamis (24/4/2026).

Tubuhnya langsung terseret arus kuat sebelum menghilang dari pandangan.

Operasi gabungan ini melibatkan Unit Siaga SAR Nusa Penida, Pos TNI AL Nusa Penida, Babinsa serta Bhabinkamtibmas Desa Bunga Mekar, Polairud Polres Klungkung, BPBD Klungkung, petugas ambulans Gema Santi, hingga keluarga korban yang turut memantau proses pencarian sepanjang hari.  (*)

Editor : I Made Mertawan
#terseret ombak #nusa penida #pantai kelingking