Bupati Adi Arnawa Dukung Aksi Kolaborasi Hijau Lestarikan Mangrove Tahura Ngurah Rai

Putu Resa Kertawedangga • Dipublikasikan Minggu, 26 April 2026 | 18:54 WIB
Bupati Adi Arnawa saat hadir di penanaman mangrove dan pelepasan burung di Kawasan Hutan Tahura Ngurah Rai, Sabtu (25/4). (PROKOMPIM SETDA BADUNG)
Bupati Adi Arnawa saat hadir di penanaman mangrove dan pelepasan burung di Kawasan Hutan Tahura Ngurah Rai, Sabtu (25/4). (PROKOMPIM SETDA BADUNG)

BALIEXPRESS.ID - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa menghadiri aksi penanaman mangrove dan pelepasliaran burung di Kawasan Hutan Tahura Ngurah Rai, Sabtu (25/4).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali ini menjadi simbol sinergi lintas sektor dalam menjaga ekosistem pesisir Bali.

Terlebih mengangkat tema Kolaborasi Hijau: Wariskan Mangrove untuk Bumi.

Baca Juga: Kemenag Gianyar Bersinergi dengan Pemda, Ikut Gerakan Indonesia ASRI di Pantai Cucukan

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Chatarina Muliana Girsang dalam sambutannya, menekankan tema tersebut mencerminkan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Terutama sebagai upaya melindungi bumi sebagai rumah bersama.

Menurutnya, hutan mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan alam.

Baca Juga: Viral Video Dugaan Pencurian Sesari di Pura Goa Gajah, Polisi Lakukan Penyelidikan

“Selain berfungsi sebagai pelindung alami, pantai dari abrasi, gelombang, dan intrusi air laut, mangrove juga merupakan habitat penting untuk berbagai jenis biota serta memiliki kemampuan tinggi dalam menyerap dan menyimpan karbon. Kawasan mangrove Tahura Ngurah Rai Benoa merupakan salah satu ekosistem pesisir terpenting di provinsi Bali yang berfungsi sebagai aneka ragaman hayati sekaligus paru-paru hijau yang vital bagi keseimbangan lingkungan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi kepada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Reda Manthovani, beserta jajaran Kejati Bali atas inisiasi kegiatan lingkungan ini.

Menurutnya, langkah ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah dan aparat penegak hukum dalam mitigasi perubahan iklim.

Baca Juga: Tradisi Metigtig di Bebandem Karangasem, Dilaksanakan di Catus Pata, Setiap Dua Tahun Sekali

“Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan pelestarian ekosistem mangrove sebagai warisan bagi generasi mendatang,” jelas Adi Arnawa.

Aksi lingkungan ini turut dihadiri oleh Gubernur Bali Wayan Koster bersama jajaran Forkopimda Provinsi Bali, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, serta para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Bali.

Hadir pula perwakilan PT Angkasa Pura Regional II, UPTD Tahura Ngurah Rai, Kepala DKLH Provinsi Bali I Made Dwi Arbani, Kepala DLHK Kota Denpasar Ida Bagus Putra Wirabawa, serta Plt. Kepala DLHK Kabupaten Badung I Made Agus Aryawan. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
kejati bali mangrove Tahura Ngurah Rai Adi Arnawa