BALIEXPRESS.ID – Upaya pembenahan kawasan pariwisata terus dilakukan di Bali.
InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melanjutkan program rejuvenasi di Peninsula Island, kawasan The Nusa Dua, sebagai bagian dari peningkatan kualitas destinasi.
Hingga pekan ke-16 pelaksanaan (12–18 April 2026), progres proyek telah mencapai 14,42%.
Sejumlah pekerjaan utama menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.
Penataan dan peremajaan jalan akses dari Gate AC menuju Peninsula Island telah mencapai 30,48%.
Sementara itu, pengerjaan akses menuju Water Blow sekaligus penataan kawasan Peninsula Island tercatat mencapai 74,91%.
Adapun pekerjaan instalasi limbah, sistem resapan, serta Ground Water Tank (GWT) masih berjalan dengan progres 12,63%.
General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk menjaga daya saing kawasan sebagai destinasi premium berkelas dunia.
“Rejuvenasi yang kami fokuskan saat ini di area Peninsula Island, tidak hanya untuk meningkatkan estetika kawasan, tetapi juga memastikan standar infrastruktur dan fasilitas publik yang lebih adaptif terhadap kebutuhan event internasional dan wisata berkualitas,” ujarnya.
Saat ini, pengerjaan difokuskan pada penataan akses kawasan, peningkatan lanskap, serta penguatan fasilitas pendukung.
Langkah tersebut diarahkan untuk menciptakan ruang publik yang lebih nyaman, aman, dan representatif, baik bagi wisatawan maupun pelaku industri pariwisata.
Di lapangan, sejumlah pekerjaan telah direalisasikan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja.
Di antaranya penataan area Water Blow yang kini dilengkapi fasilitas wedding venue, pembangunan area panggung baru, pemasangan batu andesit pada jalur pedestrian, penataan akses jalan menuju Peninsula, hingga pembangunan unit resapan air hujan di kawasan The Bay.
Baca Juga: Membanggakan! Atlet Bridge Yunior Buleleng Kuasai Tiga Kejuaraan Besar di Bali
Selain itu, fasilitas pendukung seperti toilet wisatawan dan bale massage untuk kelompok paguyuban juga tengah dikembangkan.
Untuk memastikan kelancaran proyek, ITDC turut memperkuat pengawasan kualitas konstruksi serta menyiapkan pengadaan material yang dibutuhkan selama proses pengerjaan.
Program rejuvenasi ini ditargetkan rampung secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
ITDC berharap, hasil akhir dari penataan ini mampu menghadirkan wajah baru The Nusa Dua yang lebih modern, terintegrasi, serta memiliki daya saing global, sekaligus memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang mengedepankan kualitas dan keberlanjutan.(***)
Editor : Rika Riyanti