BALIEXPRESS.ID – Kebakaran sebuah bangunan dapur menggegerkan warga Banjar Surakarma, Desa Kintamani, Kecamatan Kintamani, Bangli, Jumat (1/5/2026).
Kepulan asap yang terlihat dari salah satu bangunan pada pagi hari itu menjadi tanda pertama terjadinya musibah tersebut.
Bangunan semipermanen yang terbakar diketahui milik I Made Lastiawan, 46. Saat kejadian, Lastiawan tidak berada di dapur, melainkan di bangunan lain yang berada di bagian depan.
Baca Juga: Jelang Pemlaspasan, Krama Banjar Panti Gede Gelar Prosesi Mendak Kulkul di Puri Agung Jro Kuta
Ia mengaku terbangun setelah mendengar teriakan warga yang lebih dulu mengetahui kobaran api di dapurnya.
Kapolsek Kintamani Kompol I Made Dwi Puja Rimbawa menjelaskan, berdasarkan keterangan seorang warga bernama Halimah, 42, kebakaran diketahui setelah ia mencium bau gosong sekitar pukul 08.30 Wita.
Tak lama kemudian, Halimah melihat bangunan dapur milik Lastiawan sudah dilalap api.
Baca Juga: Airlangga Tinjau KEK Kura Kura Bali, Dalami Potensi Pusat Keuangan Khusus di Kawasan BTID
“Saksi pada saat itu melihat api sudah besar membakar bangunan dapur tersebut dan saksi mendengar suara api yang besar seperti gas bocor,” kata Rimbawa.
Sebelum kebakaran, Lastiawan sempat pergi ke pasar sekitar pukul 07.00 Wita. Ia pulang satu jam kemudian dan langsung tidur di kamarnya.
Baca Juga: Pencuri Sesari di Dua Pura Pandak Gede Tabanan Ditangkap Warga setelah Terekam CCTV
Teriakan warga membangunkannya, dan ketika ia keluar, dapurnya telah terbakar hampir seluruhnya. Ia sempat menyelamatkan sepeda motornya sebelum api makin membesar.
Warga bersama anggota Polsek Kintamani dan Babinsa Desa Kintamani kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.15 Wita.
Atas kejadian tersebut, pemilik bangunan diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp40 juta. Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. (*)
Editor : I Made Mertawan