BALIEXPRESS.ID– Setelah tujuh hari upaya pencarian tanpa hasil, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) resmi menghentikan operasi pencarian terhadap Made Dibya,84.
Dibya merupakan warga Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan.
Lansia ini dilaporkan hilang di kawasan Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Tabanan, sejak Sabtu (25/4/2026).
Baca Juga: Island Bazaar Edisi Kedua Target 3.000 Pengunjung, Usung Tema Bali Revival
Keputusan menghentikan pencarian setelah seluruh jalur pendakian dan area perbukitan yang dicurigai menjadi titik hilangnya korban disisir habis oleh tim SAR gabungan, namun tak satu pun tanda keberadaan korban ditemukan.
"Sampai pencarian terakhir hari ini, tim SAR gabungan belum menemukan indikasi korban ditemukan," terang Kepala Seksi Operasi Basarnas Bali, I Wayan Juni Antara, Sabtu (2/5/2026).
Sejak hari pertama, unsur TNI/Polri, pemerintah daerah, perangkat desa, relawan, hingga keluarga korban turut terlibat dalam penyisiran.
Baca Juga: Juni 2026, Bali Siapkan Ragam Festival dari Ujung Barat hingga Timur Pulau
Saksi pendakian, Negah Susana Yasa,61, yang berada dalam satu rombongan dengan korban kembali dilibatkan untuk memperkuat penelusuran jejak.
Namun kondisi alam tak berpihak. Curah hujan tinggi, kabut , dan jalur yang licin membuat pencarian berlangsung sangat sulit.
Baca Juga: Restorasi Suci Pura Agung Besakih Dimulai, Gubernur Koster Kembalikan Keagungan Parahyangan
Juni Antara menjelaskan bahwa penghentian operasi dilakukan sesuai Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, di mana pengerahan unsur SAR gabungan dapat dihentikan apabila korban tidak ditemukan dalam waktu tujuh hari.
Meski demikian, operasi pencarian tidak sepenuhnya ditutup. Tim SAR tetap melakukan pemantauan lanjutan dan membuka peluang untuk kembali menggelar pencarian jika ada temuan baru di lapangan.
"Kami mengucapkan terima kasih sebesar - besarnya kepada seluruh tim SAR gabungan atas dedikasi dan tugas kemanusian yang dilakukan sejak hari pertama hingga terakhir ini, pencarian kita lanjutkan dengan pemantauan dan akan berkoordinasi dengan pemandu - pemandu yang melaksanakan pendakian di Gunung Batukaru untuk mendapatkan informasi lebih lanjut," tutupnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, lansia ini dilaporkan hilang ketika mendaki Gunung Batukaru bersama dengan rombongannya pada Sabtu lalu.
Ia hilang ketika memutuskan untuk memisahkan diri dari rombongan dalam perjalanan turun dari gunung. (*)
Editor : I Made Mertawan