BALIEXPRESS.ID- Kondisi pos polisi di kawasan simpang Catus Pata, tepatnya di depan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Kota Bangli tampak memprihatinkan.
Bangunan kecil yang semestinya menjadi titik pengawasan lalu lintas itu rusak dan terbengkalai.
Pantauan di lokasi pada Minggu (3/5/2026) menunjukkan beberapa bagian pos rusak dengan pintu utama jatuh. Kaca jendela pecah serta menggantung. Kondisi bagian dalam lebih miris.
Baca Juga: Tips Memilih Platform Streaming Legal untuk Nonton Film dan Serial Favorit
Pos terlihat dipenuhi tumpukan rongsoka potongan kayu, plastik, dan berbagai material bekas lainnya. Tidak ada tanda-tanda aktivitas petugas maupun upaya perawatan.
Kasat Lantas Polres Bangli AKP Rike Astuti tak menampik kondisi tersebut. Menurutnya, pos tersebut berdiri di atas tanah milik BRI. Bangunannya juga merupakan bantuan fasilitas dari pihak bank.
Menurutnya, kerusakan terjadi sudah sejak sekitar 6 tahun lalu. Pihak kepolisian sudah beberapa kali mengajukan untuk perbaikan, namun tak kunjung terealisasi. Kendala utamanya adalah pembiayaan.
Baca Juga: Dilatih Sejak Dini, Anak - Anak Pasraman Bali Prawerti Nawasena Belajar Dharma Gita Sekar Rare
"Kami sudah bermohon kepada BRI namun terkait kendala biayanya," kata Rike.
Terkait sampah di dalam pos, Rike menduga itu ulah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Baca Juga: Polemik SE Guru Non-ASN, Pemkab Badung Berpotensi Kekurangan Tenaga Pengajar
Anggotanya sudah berulang kali membersihkan, namun kondisi kembali sama.
Meski fasilitas pos tidak bisa difungsikan, Rike menegaskan anggota tetap melaksanakan tugas seperti biasa, misalnya pengaturan lalu lintas pada pagi hari dilakukan di kawasan Pasar Kidul, selatan Catus Pata.
Patroli mobiling tetap digiatkan untuk mengawasi titik-titik keramaian termasuk di sekitar simpang Catus Pata. (*)