BALIEXPRESS.ID - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
Upayanya yakni menggelar event internasional dan pengembangan Daya Tarik Wisata (DTW) serta penguatan desa wisata sebagai basis pariwisata berbasis masyarakat.
Hal ini bukan hanya untuk meningkatkan kunjungan, namun juga sebagai peningkatan quality tourism.
Baca Juga: Aussie Beef Fair Hadir di Bali dengan menampilkan Daging Sapi yang Premium
Kepala Dinas Pariwisata Badung, Anak Agung Putri Mas Agung mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan seluruh kepala bidang di lingkungan Dispar.
Hal ini dilakukan guna mengidentifikasi program yang dapat dikolaborasikan secara maksimal.
“Dari hasil koordinasi tersebut, kami menargetkan minimal satu event berskala nasional. Event ini tidak hanya bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga mendorong peningkatan lama tinggal wisatawan (length of stay)," ujar Putri Mas Agung, Senin (4/5).
Baca Juga: Pemkab Badung Ajukan Ratusan Formasi PNS, Utamakan Guru dan Tenaga Kesehatan
Pihaknya menyebutkan, rata-rata lama tinggal wisatawan di Badung saat ini berada di angka 2,8 hari.
Angka tersebut pun diakui masih perlu ditingkatkan agar dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat semakin besar.
Untuk itu, Dispar Badung membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi seluruh pemangku kepentingan agar dapat bersinergi dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata.
“Semakin lama wisatawan tinggal, maka belanja yang mereka keluarkan juga meningkat. Ini tentu berdampak langsung pada perputaran ekonomi lokal," ungkapnya.
Selain event, Putri Mas Agung mengaku, menaruh perhatian serius pada pengembangan desa wisata sebagai pilar utama dalam mewujudkan quality tourism.
Penguatan desa wisata dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), pengembangan atraksi berbasis kearifan lokal, serta peningkatan kualitas DTW.
“Kami percaya pariwisata berkualitas harus berakar dari desa. Desa wisata tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi menjadi kekuatan utama yang mencerminkan identitas dan budaya lokal," tegasnya.
Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan, mewujudkan pariwisata berkualitas tidak dapat dilakukan sendiri oleh Dinas Pariwisata.
Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar visi pembangunan pariwisata Badung dapat tercapai secara optimal.
“Visi Bupati dan Wakil Bupati Badung untuk mewujudkan pariwisata berkualitas berlandaskan nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali harus didukung bersama. Kolaborasi adalah kunci. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun pariwisata Badung yang tidak hanya ramai, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan," imbuhnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga