Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Berawal dari Suara Ledakan, Warung dan Dapur di Karangasem Terbakar Dini Hari

I Wayan Adi Prabawa • Selasa, 5 Mei 2026 | 06:55 WIB
Petugas Damkartan Karangasem saat memadamkan api di sebuah bangunan warung sembako dan dapur milik I Komang Darmika di Banjar Dinas Sebudi, Desa Sebudi, Kecmatan Selat, Karangasem, Senin (4/5/2026).
Petugas Damkartan Karangasem saat memadamkan api di sebuah bangunan warung sembako dan dapur milik I Komang Darmika di Banjar Dinas Sebudi, Desa Sebudi, Kecmatan Selat, Karangasem, Senin (4/5/2026).

BALIEXPRESS.ID - Dentuman keras terdengar di Banjar Dinas Sebudi, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem pada Senin (4/5/2026) dini hari.

Sumber suara tersebut ternyata berasal dari sebuah bangunan warung sembako dan dapur milik warga setempat bernama I Komang Darmika yang mengalami peristiwa kebakaran.

Insiden tersebut belum diketahui penyebabnya darimana api berasal. Beruntung tidak sampai menelan korban jiwa.

Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Kerja Sama Perumda MGS Belum Membuahkan Hasil

Namun demikian, pemilik diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp100 juta. 

Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan Damkartan Karangasem I Made Suartika mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh pemilik bangunan yang saat itu sedang beristirahat.

Mendengar suara ledakan yang cukup besar membuatnya langsung terbangun untuk mengecek kondisi sekitar.

Baca Juga: Merayakan Pikiran Kartini di Masa Kini, KPBU Dorong Perempuan Bali Utara Lebih Berdaya

Benar saja, ketika ia keluar kamar, kondisi warung miliknya sudah terdapat api yang berkobar cukup besar.

“Pemiliknya mengaku sempat mendengar suara ledakan sebanyak tiga kali dari luar sebelum mengetahui warung dan dapurnya terbakar,” ujarnya.

Baca Juga: Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Dispar Badung Kembangkan DTW

Melihat situasi tersebut, ia langsung membangunkan anggota keluarganya. Bantuan pun diminta kepada warga sekitar hingga Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan). Petugas akhirnya tiba beberapa saat kemudian untuk melakukan pemadaman.

Sebanyak empat unit armada Damkar dikerahkan dengan 13 orang personel tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman. Api baru bisa dipadamkan setelah petugas menghabiskan 8 ribu liter air.

"Meskipun api berhasil dipadamkan, tetapi seluruh barang dagangan yang ada di dalam warung dan barang-barang yang ada di dalam dapur semuanya hangus terbakar," tandasnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#suara ledakan #karangasem #kebakaran