BALIEXPRESS.ID- Pemkab Tabanan segera melakukan upaya perbaikan pasca-robohnya gedung SDN 3 Sembung Gede di Kecamatan Kerambitan.
Fokus utama dari langkah ini adalah untuk menjamin keselamatan para siswa.
Berdasarkan hasil penilaian dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tabanan, kondisi fisik bangunan sekolah tersebut dikategorikan rusak berat, meliputi tiga ruang kelas dan satu ruang UKS.
Baca Juga: Oknum Pegawai ASDP Gilimanuk Ditangkap Kasus Sabu, Direkomendasikan Rehabilitasi
Kerusakan tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan apabila tetap digunakan.
Sebagai langkah mitigasi yang telah dilakukan sebelumnya, tiga ruang kelas tersebut telah dikosongkan sejak dua bulan lalu berdasarkan rekomendasi teknis dari dinas terkait guna menghindari risiko bagi siswa dan tenaga pendidik.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ngurah Darma Utama menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Tabanan telah mengusulkan penanganan melalui program revitalisasi Sekolah Dasar tahun 2026.
Baca Juga: Berawal dari Suara Ledakan, Warung dan Dapur di Karangasem Terbakar Dini Hari
Usulan tersebut telah terverifikasi dan saat ini masih menunggu keputusan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
“Pemerintah daerah terus mengawal proses ini agar segera mendapatkan persetujuan, sehingga perbaikan dapat segera dilaksanakan. Keselamatan siswa menjadi prioritas utama,” jelasnya Senin (4/5/2026).
Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Kerja Sama Perumda MGS Belum Membuahkan Hasil
Untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, pihak sekolah telah melakukan penyesuaian dengan memanfaatkan ruang perpustakaan dan ruang guru sebagai ruang kelas sementara.
Melalui sinergi antara perangkat daerah, khususnya Dinas Pendidikan serta Dinas Pekerjaan Umum, Darma Putra berharap penanganan kerusakan fasilitas pendidikan ini dapat segera terealisasi sehingga siswa dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman.
Pasca kejadian, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga pada Kamis, (30/1/2026) lalu langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi bangunan serta memastikan langkah penanganan berjalan optimal.
"Kami tegaskan, komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat proses perbaikan melalui koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah pusat," ujarnya. (*)
Editor : I Made Mertawan