BALIEXPRESS. ID- Kegiatan reses anggota DPR RI Nyoman Parta berlangsung hangat dan penuh antusias di Banjar Mas, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Senin (4/5) malam. Kehadiran wakil rakyat tersebut disambut masyarakat dengan semangat kebersamaan, sekaligus menjadi momentum penting untuk menyerap aspirasi warga secara langsung di tingkat banjar.
Dalam kesempatan itu, Nyoman Parta menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman narkoba yang kini menyasar berbagai kalangan, termasuk generasi muda di Bali. Ia mengingatkan bahwa peredaran narkotika tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga mengancam masa depan generasi penerus serta tatanan sosial masyarakat.
Menurutnya, Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia memiliki tantangan tersendiri dalam menghadapi peredaran narkoba. Oleh karena itu, peran aktif masyarakat, keluarga, dan aparat sangat dibutuhkan untuk bersama-sama mencegah masuknya pengaruh negatif tersebut sejak dini.
Selain menyoroti bahaya narkoba, Nyoman Parta juga menegaskan pentingnya menjaga adat dan budaya Bali agar tetap ajeg di tengah arus globalisasi. Ia menyebutkan bahwa kekuatan utama Bali terletak pada kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun, sehingga harus dijaga dan dilestarikan oleh seluruh elemen masyarakat.
Baca Juga: Bupati Tinjau Kesiapan Operasional RSUD Giri Asih, Harapkan Jadi RS Rujukan Terbaik
“Adat dan budaya Bali adalah identitas kita. Jangan sampai tergerus oleh perkembangan zaman. Kita harus tetap kuat menjaga nilai-nilai tradisi,” tegasnya di hadapan warga yang hadir dalam kegiatan reses tersebut.
Sementara itu, Kelihan Dinas Banjar Mas, I Made Dwi Putra Yoga, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Nyoman Parta yang telah meluangkan waktu untuk turun langsung ke masyarakat. Ia menilai kegiatan reses ini sangat bermanfaat sebagai wadah komunikasi antara warga dan wakil rakyat.
Menurutnya, warga Banjar Mas merasa diperhatikan karena dapat menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari persoalan sosial hingga kebutuhan pembangunan di wilayah mereka. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Nyoman Parta. Harapan kami, reses seperti ini bisa kembali digelar di Banjar Mas agar komunikasi antara masyarakat dan pemerintah tetap terjalin dengan baik,” ujarnya.
Kegiatan reses tersebut berlangsung dalam suasana dialogis, di mana masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan secara langsung. Dengan adanya interaksi ini, diharapkan aspirasi warga dapat diperjuangkan di tingkat nasional demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bali, khususnya di Banjar Mas, Sayan, Ubud.*
Editor : Putu Agus Adegrantika