Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Fakultas Farmasi UnMas Edukasi Warga Banjar Abasan Untuk Mengolah Daun Seledri dan Bawang Prei

I Putu Mardika • Selasa, 5 Mei 2026 | 21:23 WIB
Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati, tim pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Ni Made Sukma Sanjiwani, S.Si., M.Si., kembali melakukan kegiatan pengabdian di Banjar Abasan desa Singapadu Tengah kecamatan Sukawati kabupaten Gianyar
Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati, tim pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Ni Made Sukma Sanjiwani, S.Si., M.Si., kembali melakukan kegiatan pengabdian di Banjar Abasan desa Singapadu Tengah kecamatan Sukawati kabupaten Gianyar

BALIEXPRESS.ID- Dalam rangka Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat Hibah Internal Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati, tim pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Ni Made Sukma Sanjiwani, S.Si., M.Si., kembali melakukan kegiatan pengabdian di Banjar Abasan desa Singapadu Tengah kecamatan Sukawati kabupaten Gianyar.

Pada pengabdian tahun ini, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati, memberikan pengetahuan kepada membuat olahan berbahan dasar daun seledri dan daun bawang prei sebagai salah satu produk yang bermanfaat bagi kesehatan.

“Tujuan kami memberikan edukasi ini karena kami ingin masyarakat memiliki pengetahuan tentang manfaat dua jenis bahan yang biasanya digunakan sebagai bahan pelengkap masakan ini terhadap kesehatan,” jelasnya

Selain itu, tim dari Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati disebutkan Sukma juga bisa mengolah seledri dan  daun bawang  prei dengan baik sehingga memiliki nilai jual yang tinggi.

Terkait manfaatnya terhadap kesehatan, Sukma menjelaskan jika daun seledri yang memiliki nama latin, Apium graveolens L. ini memiliki senyawa flavonoid yang berfungsi menurunkan tekanan darah dan memberikan sifat antioksidan yang kuat.

Baca Juga: Target Akhir Mei, BKPSDM Badung Kebut Pengisian Jabatan Kosong

Daun seledri ini dikatakan Sukma juga bisa dimanfaatkan sebagai minyak atsiri yang memiliki sifat antibakteri. Bahkan jika daun seledri ini juga memiliki manfaat yang baik untuk ibu hamil karena kaya kandungan asam folat.

Sedangkan untuk daun bawang prei yang memiliki nama latin Allium porrum atau A. ampeloprasum, selain mempercantik tampilan pada bakso atau mie ayam, sayuran yang bersifat aromatic ini dikatakan Sukma sangat tinggi antioksidan.

“Kandungan kimia sayuran ini, terutama senyawa organosulfur dan flavonoid, berperan dalam meningkatkan sistem imun, melawan radikal bebas, serta menjaga kesehatan jantung dan pencernaan,” ungkapnya.

Selain memberikan edukasi secara materi, tim dari Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati dikatakan Sukma juga memberikan tata cara untuk mengolah kedua jenis bahan tersebut.

Salah satunya adalah cara pembuatan jus seledri dan jus bawang prei, termasuk juga membuat kombinasi bawang prei dan seledri dalam sup merupakan obat rumahan yang umum untuk meredakan radang tenggorokan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena kandungan vitamin C dan alisin yang tinggi. (gek)

Editor : I Putu Mardika
#pengabdian masyarakat #fakultas farmasi #Universitas Mahasaraswati