Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Korsleting Listrik Picu Kebakaran Toko Berjejaring dan Notaris di Klungkung  

I Wayan Adi Prabawa • Jumat, 8 Mei 2026 | 07:07 WIB
Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah toko berjejaring dan kantor notaris yang bertempat di Jalan Ngurah Rai, wilayah Kelurahan Semarapura Kauh, Klungkung, Kamis (7/5/2026). (Ist)
Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah toko berjejaring dan kantor notaris yang bertempat di Jalan Ngurah Rai, wilayah Kelurahan Semarapura Kauh, Klungkung, Kamis (7/5/2026). (Ist)

BALIEXPRESS.ID - Sebuah toko berjejaring dan kantor notaris yang bertempat di Jalan Ngurah Rai, wilayah Kelurahan Semarapura Kauh, Klungkung mengalami kebakaran pada Kamis (7/5/2026) pagi.

Berkobarnya si jago merah di tempat tersebut diduga karena adanya korsleting listrik di salah satu bangunan.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh salah seorang warga yang rumahnya dekat dengan tempat kejadian.

Baca Juga: UMKM Lentera Herbal Kediri: Kisah Pelaku UMKM Binaan BRI, Isma Sukses Merintis Bisnis Jamu, Dari Dapur Rumahan, Tembus Pasar Nasional

Mengetahui sudah ada asap mengepul dari dalam gedung tersebut, membuatnya langsung menginformasikannya kepada pegawai di sana. 

Informasi ini kemudian sampai ke telinga petugas Satpol PP dan Damkar Klungkung.

Pemadaman pun dilakukan oleh personel untuk mencegah merembetnya api ke bangunan lain.

Baca Juga: Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti Keberpihakan BRI Terhadap Ekonomi Kerakyatan yang Terstruktur

Kepala Satpol PP dan Damkar Klungkung I Dewa Putu Suwarbawa menyampaikan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Dalam melakukan pemadaman, disebutkan terdapat kendala yang mempersulit petugas melakukan pemadaman. "Pintu harmonika yang terkunci tidak bisa dibuka," ujarnya.

Baca Juga: Program MBG Dinilai Mampu Hapus Kesenjangan Sosial Antar Siswa di Sekolah

Meskipun demikian, api berhasil dijinakkan dengan menggunakan dua armada yang totalnya menampung air 10 ribu liter.

Petugas baru kembali ke markas setelah proses pendinginan benar-benar sudah selesai dilaksanakan. "Api sudah benar-benar padam baru petugas kembali," tandasnya.

Dari informasi yang dihimpun menyebutkan, kerugian akibat kejadian ini diduga mencapai Rp100 juta.

Api membesar lantaran dalam bangunan tersebut terdapat barang yang mudah terbakar. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#Notaris #Toko Berjejaring #klungkung #kebakaran