BALIEXPRESS.ID - Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menghadiri pembukaan Loka Sabha Madya VIII Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Jembrana yang digelar di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat pasemetonan atau persaudaraan keluarga besar Pasek sekaligus mengevaluasi program kerja organisasi ke depan.
Dalam suasana penuh kehangatan, Bupati Kembang Hartawan mengaku bangga bisa hadir di tengah keluarga besar Pasek.
Baca Juga: HUT Kota Bangli Usung Spirit Bhakti Ratna Radhaka, Ribuan Siswa Suguhkan Tetenger Agung
Ia menegaskan kehadirannya bukan hanya sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai bagian dari semeton Pasek.
“Jangan bangga kalau kita Semeton Pasek adalah pasemetonan terbesar di Jembrana, yang terpenting adalah kualitas pesemetonan ini, bagaimana bisa lebih saling menguatkan dan saling tolong-menolong,” ujar Bupati Kembang dalam sambutannya.
Bupati Kembang Hartawan juga menyoroti pentingnya peran organisasi MGPSSR dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya bagi generasi muda Bali.
Baca Juga: Pemerintah Prioritaskan Pengakuan dan Perlindungan Hak Tanah Ulayat di Indonesia
Ia mengingatkan agar generasi muda tetap mampu mengikuti perkembangan modernisasi tanpa kehilangan identitas budaya dan nilai-nilai tradisi Bali.
Selain itu, dirinya mengapresiasi kontribusi semeton Pasek di Jembrana yang selama ini telah berkiprah di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pertanian, hingga pemerintahan sebagai modal penting dalam pembangunan daerah.
Baca Juga: Polsek Payangan Ungkap Kasus Pembakaran Bengkel di Buahan Kaja, Seorang Terduga Pelaku Diamankan
Acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua MGPSSR Provinsi Bali, I Nyoman Giri Prasta yang sekaligus membuka secara resmi Loka Sabha Madya VIII MGPSSR Kabupaten Jembrana.
Dalam arahannya, Giri Prasta menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi guna mewujudkan visi dan program yang telah dirancang bersama.
“Kita harus bersatu. Kalau kita bersatu, maka setengah perjuangan kita telah berhasil. Namun, jika tidak bersatu, maka setengah perjuangan kita sudah gagal,” tegasnya.
Dalam Loka Sabha Madya VIII tersebut, I Made Sudiada kembali terpilih sebagai Ketua MGPSSR Kabupaten Jembrana.
Kepengurusan baru diharapkan mampu melahirkan keputusan strategis dan memperkuat organisasi agar semakin bermanfaat bagi masyarakat luas serta tetap menjaga nilai luhur menyama braya.
Kegiatan ini turut dihadiri para sulinggih, penglingsir, tokoh-tokoh Pasek, jajaran pengurus MGPSSR tingkat provinsi dan kabupaten, serta semeton Pasek se-Kabupaten Jembrana. (*)
Editor : I Made Mertawan