Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Personel Polres Gianyar Digembleng Kesiapsiagaan Hadapi Situasi Darurat Medis

Putu Agus Adegrantika • Selasa, 12 Mei 2026 | 14:14 WIB
KESIAPSIAGAAN : Personel Polres Gianyar dilatih bantuan hidup dasar.
KESIAPSIAGAAN : Personel Polres Gianyar dilatih bantuan hidup dasar.

BALIEXPRESS. ID- Upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi kondisi darurat terus dilakukan Polres Gianyar. Salah satunya melalui Pelatihan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) atau bantuan hidup dasar (BHD) yang digelar di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Catur Prasetya Polres Gianyar, Selasa (12/5) pagi.

Kegiatan pelatihan dibuka langsung oleh Wakapolres Gianyar, Kompol Willa Jully Nendissa, S.I.K., dan diikuti personel Polres Gianyar sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam memberikan pertolongan pertama pada situasi darurat medis di lapangan.

Pelatihan ini bertujuan membekali anggota kepolisian dengan keterampilan dasar penyelamatan nyawa, terutama saat menghadapi korban henti napas maupun henti jantung sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan. Kesiapan tersebut dinilai penting mengingat personel kepolisian sering kali menjadi pihak pertama yang hadir di lokasi kejadian.

Baca Juga: PKB 2026 Siap Digelar, Taman Budaya Fokus Benahi Fasilitas dan Tekan Sampah Festival

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Kabupaten Gianyar Dr. I Ketut Pasek Lanang Sadia, AP., Ag., CGCAE, Kabag SDM Polres Gianyar, Kasat Samapta Polres Gianyar, Kasat Polair Polres Gianyar, serta Kasi Dokkes Polres Gianyar. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan dukungan bersama terhadap peningkatan kompetensi personel di bidang pertolongan pertama.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dari Wakapolres Gianyar dan Asisten III Kabupaten Gianyar sebelum memasuki sesi pelatihan teknis CPR.


Wakapolres Gianyar Kompol Willa Jully Nendissa menegaskan bahwa kemampuan bantuan hidup dasar menjadi keterampilan yang wajib dimiliki personel, khususnya mereka yang bertugas langsung di lapangan.

“Pelatihan CPR ini sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat medis yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat. Kemampuan bantuan hidup dasar menjadi bekal penting bagi anggota di lapangan untuk menyelamatkan nyawa sebelum korban mendapatkan penanganan medis lanjutan,” ujarnya.


Ia menambahkan, pemahaman mengenai prosedur penanganan medis awal harus dimiliki setiap anggota agar mampu memberikan respons cepat saat menghadapi masyarakat yang mengalami kondisi kritis.


“Kami berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh sehingga nantinya dapat lebih sigap, profesional, dan memiliki kemampuan quick response dalam memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten III Kabupaten Gianyar, Dr. I Ketut Pasek Lanang Sadia, memberikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, keterampilan memberikan bantuan pertama menjadi kemampuan penting bagi personel yang bertugas di lapangan, terutama ketika menghadapi korban kecelakaan maupun situasi darurat lainnya.


Ia menilai, keterampilan CPR tidak hanya mendukung profesionalisme personel kepolisian, tetapi juga menjadi bentuk pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Respons cepat dan tepat pada menit-menit awal kondisi darurat sering kali menjadi penentu keselamatan korban.


Melalui pelatihan ini, Polres Gianyar berharap seluruh personel memiliki pemahaman yang baik terkait teknik pertolongan pertama dan mampu menerapkannya secara optimal saat menjalankan tugas. Sehingga kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberi rasa aman melalui tindakan penyelamatan yang sigap dan profesional.*

Editor : Putu Agus Adegrantika
#polres gianyar