SINGARAJA, BALI EXPRESS - Di antara ratusan karateka terbaik dari seluruh Indonesia, nama-nama atlet muda asal Buleleng kembali mencuri perhatian. Mereka datang bukan sekadar bertanding, tetapi membawa semangat latihan panjang, disiplin, dan mimpi besar dari utara Pulau Bali.
Tiga atlet binaan FORKI Buleleng berhasil pulang dengan medali pada ajang yang berlangsung 9–12 Mei 2026 tersebut. Prestasi itu sekaligus menegaskan bahwa Buleleng terus menjadi salah satu lumbung atlet karate potensial di Bali.
Sorotan utama tertuju pada Gusti Ayu Rahadian Pradnyani Parameswari. Karateka muda yang mewakili FORKI Bali itu sukses merebut medali emas pada nomor Kumite -50 kilogram Senior Putri. Raihan tersebut terasa istimewa karena menjadi emas pertama yang dipersembahkan untuk FORKI Bali di ajang nasional tahun ini.
Perjalanan Rahadian menuju podium juara bukanlah sesuatu yang instan. Di balik keberhasilannya, ada latihan panjang yang sebagian besar dijalani secara mandiri di Buleleng. Saat atlet lain berlatih di pusat-pusat olahraga besar, Rahadian justru mengasah kemampuan dengan konsisten dari daerah asalnya.
Menjelang kejuaraan, ia baru bergabung dalam pemusatan latihan bersama tim FORKI Bali di Joger, Kuta. Namun keterbatasan itu tidak mengurangi semangatnya. Fokus, disiplin, dan mental bertanding menjadi modal utama karateka muda tersebut.
Puncak perjuangan Rahadian terjadi pada partai final. Menghadapi atlet kuat asal Sulawesi Tengah, pertandingan berlangsung ketat dan penuh tekanan. Tidak banyak poin tercipta sepanjang laga. Namun Rahadian mampu menjaga konsentrasi hingga akhir pertandingan dan memastikan kemenangan tipis 1-0 yang mengantarkannya meraih medali emas.
Kemenangan itu tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membuka jalan menuju level yang lebih tinggi. Setelah sukses di Kejurnas PB FORKI 2026, Rahadian kini dipersiapkan untuk mewakili Indonesia pada ajang Asian Karate Federation Senior Championship 2026 yang akan berlangsung di Bali pada 19–21 Juni mendatang.
“Saya akan mempersiapkan diri lebih maksimal untuk mewakili Indonesia pada AKF Senior Championship 2026 di Bali,” ujar Rahadian, belum lama ini.
Selain Rahadian, prestasi membanggakan juga diraih I Gusti Komang Arya Wiragandi. Atlet yang tampil mewakili PP Inkai tersebut sukses meraih medali emas pada nomor Kumite -76 kilogram Junior Putra. Penampilannya yang agresif dan penuh percaya diri membuatnya mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan atlet nasional.
Sementara itu, I Gusti Ngurah Bagus Rayswara Pradnyana Alit Mandala turut menyumbangkan medali perunggu pada nomor Kumite -55 kilogram Junior Putra. Raihan tersebut menjadi bukti bahwa regenerasi atlet karate di Buleleng terus berjalan.
Pelatih pendamping, Putu Ari Setiawan, mengungkapkan bahwa Kejurnas PB FORKI 2026 menjadi salah satu kejuaraan paling kompetitif tahun ini. Sekitar 1.200 atlet dari berbagai daerah di Indonesia ikut bertanding pada kategori Kadet, Junior, Under 21, dan Senior.
Di tengah persaingan yang keras itu, atlet-atlet Buleleng mampu menunjukkan kualitasnya. Keberhasilan tiga karateka muda tersebut bukan hanya tentang medali, tetapi juga tentang semangat daerah yang terus melahirkan atlet-atlet berprestasi dari dojo-dojo sederhana di Buleleng menuju panggung nasional, bahkan internasional. ***
Editor : Dian Suryantini