BALIEXPRESS.ID – Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, menyoroti kualitas proyek jalan di wilayah Kecamatan Selat saat melakukan peninjauan lapangan, Selasa (19/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, ia menemukan kerusakan bahu jalan dan permukaan aspal yang mulai bergelombang, meski proyek itu belum genap setahun selesai dikerjakan.
Temuan tersebut disampaikan bupati saat memantau pengerjaan perbaikan ruas jalan di Desa Amerta Buana.
Baca Juga: Pekerja Bengkel Gasak Motor di Kintamani, Ditangkap saat Kabur ke Jawa Lewat Gilimanuk
Menurutnya, kondisi jalan yang sudah mengalami kerusakan dalam waktu singkat harus menjadi perhatian serius pihak kontraktor maupun pengawas proyek.
“Baru sekitar setahun dikerjakan, tetapi sudah ada bahu jalan yang rusak dan permukaan aspal mulai bergelombang di beberapa titik,” ujar Parwata.
Ia menegaskan kualitas pekerjaan harus sesuai spesifikasi teknis agar infrastruktur yang dibangun dapat bertahan lama dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca Juga: Proyek Rekonstruksi Jalan Hampir Rp8 Miliar di Bangli Ditarget Tuntas Agustus
Peninjauan diawali di Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, tepatnya pada proyek peningkatan ruas jalan Karangsari–Geriana Kangin.
Saat ini pengerjaan baru mencakup sepanjang 1,2 kilometer dari total rencana penanganan sekitar 4,2 kilometer.
Baca Juga: Minim Perusahaan Terlibat, Pelaksanaan Job Fair di Bangli Berlangsung Sepi
Menurut bupati yang akrab disapa Gus Par itu, keterbatasan anggaran membuat pengerjaan belum dapat dilakukan secara menyeluruh.
Meski demikian, pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan sisa penanganan ruas jalan tersebut pada perubahan anggaran maupun APBD tahun berikutnya.
Ia mengakui masih banyak ruas jalan di Karangasem yang membutuhkan perbaikan. Pemerintah daerah menerapkan skala prioritas dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur.
“Kami mohon masyarakat bersabar karena kemampuan anggaran daerah masih terbatas, namun setiap tahun kami berupaya memperbaiki jalan di puluhan titik,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Karangasem menargetkan perbaikan infrastruktur jalan terus dilakukan secara bertahap selama lima tahun ke depan.
Dengan pola penanganan rutin setiap tahun, kerusakan jalan di berbagai wilayah diharapkan dapat ditekan secara signifikan.
Dalam kesempatan itu, rombongan juga meninjau proyek perbaikan jalan di kawasan Padangaji, Desa Peringsari.
Di sana, bupati kembali mengingatkan pelaksana proyek agar menjaga mutu pekerjaan dan menyelesaikan proyek sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Dari hasil pemantauan secara umum, pengerjaan proyek jalan di sejumlah titik dinilai masih berjalan sesuai target.
Pemerintah daerah berharap seluruh pekerjaan dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik. (*)
Editor : I Made Mertawan