Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bocah 12 Tahun Terseret Ombak Pantai Yeh Gangga Tabanan, Begini Kronologinya

I Made Mertawan • Jumat, 29 Mei 2026 | 07:52 WIB
Tim SAR melakukan pencarian bocah 12 tahun terseret ombak di Pantai Yeh Gangga, Tabanan, Kamis (28/5/2026). (Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar)
Tim SAR melakukan pencarian bocah 12 tahun terseret ombak di Pantai Yeh Gangga, Tabanan, Kamis (28/5/2026). (Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar)

BALEXPRESS.ID – Seorang anak laki-laki terseret arus saat berenang di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan pada Kamis (28/5/2026) sore.

Bocah bernama I Komang Sastra,12, warga Banjar Jambe Baleran, Desa Dajan Peken, Kabupaten Tabanan.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 Wita. Korban bersama seorang temannya datang ke pantai untuk berenang.

Baca Juga: Tonggak Sejarah Desa Adat Kampial! Pasutri Jro Mangku Gede I Ketut Ariana dan Istri Jalani Diksa Munggah Bhawati, Siap Menjadi Sulinggih Hindu Bali

Saat bermain air, ombak besar tiba-tiba datang dan menyeret korban. Temannya sempat mencoba menolong dengan menarik tangan korban.

Derasnya arus membuat upaya penyelamatan tersebut gagal. Ia kemudian berenang ke tepi pantai dan meminta pertolongan warga.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan pada pukul 20.15 Wita dari petugas BPBD Tabanan.

Baca Juga: Pendaftaran Siswa Baru SD di Tabanan Dibuka Juni, Catat Jadwal Lengkapnya!

Sebanyak empat personel Tim Rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 20.30 Wita.

Setibanya di lokasi, tim berkoordinasi dengan unsur terkait dan keluarga korban untuk menentukan pola pencarian.

Baca Juga: Mobil Baru Dinas Pariwisata Dialihkan ke Klungkung Daratan, Nusa Penida Gunakan Kendaraan Lama

"Sekitar pukul 22.05 Wita, pencarian dilakukan dengan metode penyisiran ke arah barat dari titik lokasi korban tenggelam sejauh kurang lebih 1,5 kilometer,” ujar I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Penyisiran berlangsung hingga pukul 23.35 Wita, namun korban belum ditemukan.

Operasi dihentikan sementara karena kondisi malam tidak memungkinkan.

Pada Jumat (29/5/2026), pencarian kembali dilanjutkan oleh tim SAR gabungan.

"Hari ke dua operasi SAR kami tim SAR gabungan memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian, dengan mengerahkan SRU laut dan darat," ungkapnya. 

Adapun unsur yang terlibat meliputi Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (4 personel), Samapta Polres Tabanan (6 personel), Polair Polres Tabanan (8 personel).

Ada juga personel Polsek Kota Tabanan (6 personel), BPBD Tabanan (10 personel) dan pihak terkait lainnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#pantai yeh gangga #terseret ombak #tabanan