BALIEXPRESS.ID- I Ketut Sadra,71, pria lanjut usia (lansia) asal Banjar Batugaing, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan dilaporkan hilang ke Polsek Kediri, Senin (1/6/2026).
Lansia itu diketahui tidak pulang ke rumah sejak sehari sehari sebelum dilaporkan resmi ke polisi.
“Kami menerima laporan hilangnya korban dari pihak keluarga pada Senin kemarin, setelah korban dinyatakan hilang karena selama 1x24 jam tidak kembali ke rumah,” jelas Kapolsek Kediri Kompol I Putu Budiawan, Selasa (2/6/2026).
Baca Juga: Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut
Sebelum dinyatakan hilang, Pekak Sadra dinyatakan sempat pamit ke keluarganya untuk menengok hewan peliharaan di belakang rumahnya pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 13.30 Wita.
Saat pergi, korban disebutkan membawa sabit, namun hingga petang Pekak Sadra tidak kembali ke rumahnya.
Pihak keluarga sempat melakukan pencarian di sekitara tegalan yang ada di di belakang rumahnya, namun tak ada hasil.
Baca Juga: Wabup Bagus Alit Sucipta Hadiri Karya Rsi Gana di Pura Desa Sibanggede
Berdasarkan keterangan pihak keluarga korban, lanjut Budiawan, Pekak Sadra sempat tertangkap kamera pengawas (CCTV) milik warga sekitar pada Minggu (31/5/2026). Ia menuju arah ladang milik orang lain.
“Dari pencarian yang sudah dilakukan pihak keluarga ke beberapa tempat yang sering dikunjungi terlapor hingga Selasa pagi, keberadaan terlapor belum diketahui dan masih dinyatakan hilang,” lanjutnya.
Baca Juga: Hapus Kawasan Kumuh, Pemkot Denpasar Rancang Perbaikan Jalan Karya Makmur Tahun 2027
Pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap Pekak Sadra. Adapun ciri-cirinya adalah perawakan kurus dengan tinggi 165 cm, kulit sawo matang, rambut lurus, beralis tebal, dan memiliki kumis yang tipis.
Saat hilang, terlapor mengenakan pakaian baju berwarna putih-biru berkerah dengan menggunakan celana pendek berwarna abu-abu gelap serta membawa sabit.
"Kami dari Polsek Kediri bersama Koramil serta masyarakat bersama-sama mencari keberadaan terlapor. Jika ada masyarakat yang melihat ciri-ciri tersebut, bisa menghubungi Polsek Kediri atau ke banjar bersangkutan," tambahnya. (*)
Editor : I Made Mertawan