Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Fasilitas Disabilitas di Samsat Bangli Belum Memadai, Tidak Ada Toilet Khusus

I Made Mertawan • Rabu, 3 Juni 2026 | 06:47 WIB
UPTD Samsat Bangli menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP), Selasa (2/6/2026). (Ist)
UPTD Samsat Bangli menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP), Selasa (2/6/2026). (Ist)

BALIEXPRESS.ID UPTD Samsat Bangli mengakui fasilitas bagi wajib pajak penyandang disabilitas masih belum memadai. 

Sarana pendukung, seperti toilet khusus disabilitas dan akses menuju ruang pelayanan, hingga kini belum tersedia secara optimal.

Hal itu mengemuka dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar UPTD Samsat Bangli, Selasa (2/6/2026).

Baca Juga: Wajah Baru Danau Yeh Malet Karangasem: Jadi Spot Mancing dan Rekreasi Warga

Kegiatan tersebut dihadiri unsur kepolisian, BPD Bali cabang Bangli, camat se-Kabupaten Bangli, perwakilan BKPAD Bangli, perwakilan LPD, BUMDes, serta wajib pajak.

Kasi Pelayanan Samsat Bangli, Edy Sastrawan, mengatakan pihaknya menerima berbagai masukan dari peserta forum terkait peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk penyediaan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Menurutnya, saat ini Samsat Bangli belum memiliki toilet khusus disabilitas. Selain itu, akses bagi wajib pajak disabilitas menuju area pelayanan juga masih terbatas sehingga perlu mendapat perhatian. "Kami memang belum memiliki toilet khusus disabilitas," ujarnya.

Baca Juga: Lansia 71 Tahun di Kediri Tabanan Dilaporkan Hilang Usai Pamit Tengok Ternak

Edy menjelaskan, jumlah wajib pajak penyandang disabilitas yang mengurus administrasi kendaraan di Samsat Bangli memang tidak banyak.

Dalam setahun, tercatat sekitar satu hingga dua orang penyandang disabilitas datang untuk mengakses layanan.

Baca Juga: Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut

Meski demikian, kata dia, penyediaan fasilitas yang inklusif tetap menjadi kewajiban penyelenggara layanan publik.

Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen melakukan pembenahan sarana dan prasarana secara bertahap agar seluruh masyarakat dapat mengakses layanan dengan lebih nyaman.

Selain isu fasilitas disabilitas, dalam forum juga mencuat perlunya menggencarkan  sosialisasi program Samsat, salah satunya diskon pajak bagi wajib pajak yang taat memenuhi kewajibannya.

"Kami sudah sosialisasi lewat camat, tapi memang belum menyentuh semua lapisan masyarakat," jelasnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#disabilitas #Samsat Bangli