Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pipa PAM Tirta Sanjiwani Pecah di Tebongkang, Pedagang Terdampak Diberi Ganti Rugi

Putu Agus Adegrantika • Kamis, 4 Juni 2026 | 16:51 WIB
BOCOR : Lokasi pipa PAM Tirta Sanjiwani di Tebongkang, Singakerta. 
BOCOR : Lokasi pipa PAM Tirta Sanjiwani di Tebongkang, Singakerta. 
 
BALIEXPRESS. ID– Kebocoran pipa milik PAM Tirta Sanjiwani Gianyar yang terjadi di wilayah Tebongkang, Singakerta, Ubud, Selasa (2/6) malam, sempat menghebohkan warga. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video semburan air keruh bercampur lumpur yang mengenai lapak dan dagangan pedagang setempat beredar luas di media sosial.
 
Dalam video yang diunggah warga, air menyembur cukup deras dari pipa yang bocor hingga meluber ke badan jalan. Luapan air bercampur lumpur itu tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga merusak sejumlah barang dagangan milik pedagang yang berada di sekitar lokasi kejadian. Kondisi tersebut membuat warga dan pedagang terkejut karena terjadi secara tiba-tiba.
 
Direktur Utama PAM Tirta Sanjiwani Gianyar, Wayan Suastika, melalui Humas PAM Tirta Sanjiwani menjelaskan bahwa kebocoran telah berhasil ditangani pada malam yang sama setelah petugas menerima laporan dari masyarakat. Menurutnya, kerusakan terjadi akibat usia pipa yang sudah cukup tua dan tidak lagi mampu menahan tekanan air dalam jaringan distribusi.
 
 
“Penyebabnya karena usia pipa dan tekanan air di jaringan. Petugas langsung turun melakukan perbaikan begitu menerima laporan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (3/6).
 
Selain memperbaiki jaringan yang rusak, pihak PAM Tirta Sanjiwani juga bergerak cepat melakukan koordinasi dengan para pedagang yang terdampak. Melalui Divisi Pelayanan Ubud, perusahaan telah menyelesaikan proses ganti rugi kepada pedagang sesuai hasil kesepakatan bersama.
 
“Sudah dikoordinasikan dan terkait ganti rugi sudah ditindaklanjuti langsung oleh Kadiv Pelayanan Ubud. Ganti rugi juga sudah diselesaikan sesuai kesepakatan,” tambahnya.
 
Petugas juga melakukan pembersihan area yang terdampak luapan air dan lumpur agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Kini kondisi di lokasi telah pulih, sementara distribusi air kepada pelanggan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
 
PAM Tirta Sanjiwani mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebocoran pada jaringan pipa. Langkah cepat dari masyarakat dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan lebih dini sehingga dampak yang ditimbulkan tidak semakin meluas. Dengan perbaikan yang telah rampung dan ganti rugi yang telah diselesaikan, aktivitas pedagang di Tebongkang kini kembali berlangsung seperti biasa.*
Editor : Putu Agus Adegrantika
#pam tirta sanjiwani