BALIEXPRESS.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) terus menggencarkan kampanye perang terhadap narkoba melalui berbagai pendekatan kreatif. Salah satunya lewat penyelenggaraan Turnamen Padel Piala Bersinar Kepala BNN RI Tahun 2026 Bali Series yang digelar di Jungle Padel Sanur, Jumat (5/6).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 tersebut mengusung tema “War on Drugs for Humanity”. Turnamen diikuti ratusan peserta dan dihadiri jajaran BNN Provinsi Bali, para kepala BNN kabupaten/kota, pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Bali, serta sejumlah tamu undangan.
Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Budi Sajidin mengatakan HANI bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memeranginya.
Baca Juga: Masuki Usia 64 Tahun, Bank BPD Bali Mantapkan Langkah Menuju KBMI 2 dengan Kinerja Positif
Menurutnya, peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius yang berdampak luas, mulai dari kesehatan, sosial, ekonomi hingga masa depan generasi muda.
“Pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum dan rehabilitasi. Diperlukan juga langkah promotif dan preventif yang mampu menyentuh langsung kehidupan masyarakat, terutama generasi muda,” ujarnya.
Ia menjelaskan, BNN saat ini terus mengembangkan Program Ananda Bersinar atau Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba. Program tersebut bertujuan membentuk lingkungan yang sehat, produktif dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Baca Juga: Pipa Bawah Laut PDAM Badung Hampir Tuntas, Berpeluang Melayani Puluhan RIbu Pelanggan Baru
Salah satu implementasinya dilakukan melalui kegiatan olahraga. Menurut Budi, olahraga mampu membangun pola hidup sehat, meningkatkan ketahanan diri, memperkuat komunitas positif, serta menciptakan ruang interaksi sosial yang produktif.
“Olahraga menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif sekaligus membangun benteng diri terhadap pengaruh narkoba,” katanya.
Cabang olahraga padel dipilih karena popularitasnya yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Olahraga yang mulai berkembang di Bali sejak masa pandemi Covid-19 itu kini semakin diminati berbagai kalangan dan telah menyebar ke sejumlah daerah di Indonesia.
Saat ini, perkembangan padel berada di bawah naungan PBPI yang terus mendorong pembinaan atlet sekaligus membangun budaya hidup sehat melalui olahraga tersebut.
Budi menilai karakter olahraga padel yang cepat, menyenangkan, sosial dan inklusif sangat relevan untuk menjadi media kampanye hidup sehat tanpa narkoba.
“Atas dasar itu, BNN Provinsi Bali bersama PBPI Bali berinisiatif menyelenggarakan Turnamen Padel Piala Bersinar Kepala BNN RI Tahun 2026 Bali Series dengan tagline Change The Noise, Healthier Purpose, yaitu mengubah kebiasaan yang kurang baik menjadi aktivitas positif yang mendukung gaya hidup sehat,” jelasnya.
Turnamen berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Juni 2026. Ajang ini merupakan kelanjutan dari seri Piala Bersinar yang sebelumnya telah digelar BNN RI bersama PBPI Pusat di sejumlah daerah.
Baca Juga: Ciptakan Estetika Wilayah, Pemkab Badung Kembali Turunkan Kabel Provider Tidak Aktif
Sebanyak 152 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Para peserta berasal dari berbagai kategori usia, mulai kelompok junior U-12 dan U-16 hingga kategori Gold. Menariknya, turnamen juga diikuti sejumlah warga negara asing yang turut meramaikan persaingan di lapangan.
Melalui kegiatan ini, BNN berharap olahraga dapat menjadi media kampanye yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
“Turnamen ini diharapkan menjadi gerakan bersama untuk melindungi dan menyelamatkan masyarakat Bali dari ancaman bahaya narkotika, sekaligus menjadi implementasi nyata Program Ananda Bersinar,” tegasnya.
Dengan memadukan olahraga, edukasi, dan kampanye anti narkoba, semangat War on Drugs for Humanity diharapkan semakin mengakar di tengah masyarakat, khususnya generasi muda sebagai garda terdepan dalam mewujudkan Indonesia yang sehat dan bebas narkoba. (*)
Editor : I Gede Paramasutha