Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Layanan Ortopedi Berstandar Internasional Diupayakan Hadir di Bali

Rika Riyanti • Sabtu, 6 Juni 2026 | 12:54 WIB
STANDAR INTERNASIONAL: Penjajakan kolaborasi Bali International Hospital (BIH) dan Sunsuria Healthcare yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU)
STANDAR INTERNASIONAL: Penjajakan kolaborasi Bali International Hospital (BIH) dan Sunsuria Healthcare yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU)

 

BALIEXPRESS.ID – Upaya penguatan layanan ortopedi di Indonesia terus dilakukan.

Salah satunya melalui penjajakan kerja sama antara Bali International Hospital (BIH) dan Sunsuria Healthcare yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Jumat (5/6).

Kesepakatan tersebut membuka peluang pengembangan layanan ortopedi yang lebih komprehensif, termasuk rencana pembentukan Pusat Unggulan Ortopedi di Bali International Hospital yang berlokasi di Bali.

Langkah ini dilatarbelakangi masih tingginya jumlah pasien Indonesia yang memilih menjalani pengobatan ortopedi di luar negeri, terutama untuk tindakan seperti penggantian sendi, sports medicine, penanganan trauma, rehabilitasi, dan berbagai layanan muskuloskeletal spesialis lainnya.

Baca Juga: Jamie Mcintyre Bantah Lakukan Penipuan terhadap Investor Marina Bay City, Klaim Talangi Kekurangan Pakai Dana Pribadi

Melalui kerja sama yang masih berada pada tahap penjajakan tersebut, kedua pihak berupaya menghadirkan layanan ortopedi berkualitas tinggi yang lebih mudah diakses masyarakat di dalam negeri dengan tetap mengacu pada standar klinis internasional.

Sunsuria Healthcare selama ini dikenal mengembangkan berbagai layanan kesehatan spesialis di Malaysia untuk melayani pasien domestik maupun internasional.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal dalam menjajaki sinergi dengan BIH.

Selain pengembangan layanan klinis, kolaborasi yang direncanakan juga mencakup peluang transfer pengetahuan, peningkatan kualitas layanan, serta kerja sama antara tenaga kesehatan dari kedua institusi.

 

Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas tenaga medis dalam negeri sekaligus mendukung pengembangan layanan ortopedi spesialis secara berkelanjutan.

Kedua pihak juga akan mengeksplorasi kemungkinan transfer teknologi kesehatan, pelatihan dokter spesialis, serta penerapan praktik klinis terkini guna mendukung pertumbuhan sektor ortopedi di Indonesia.

Berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur, Bali International Hospital dikembangkan untuk menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional yang lebih dekat bagi masyarakat Indonesia serta mendukung transformasi sektor kesehatan nasional.

Rencana pembentukan Pusat Unggulan Ortopedi disebut sejalan dengan visi pengembangan layanan kesehatan kelas dunia yang diusung rumah sakit tersebut.

Baca Juga: Niluh Djelantik Kritik MBG, De Gadjah Sepakat Audit dan Evaluasi, Tolak Program Dihentikan

“Kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam upaya kami memperkuat layanan ortopedi di Indonesia melalui kemitraan internasional dan pengembangan kapabilitas kesehatan,” ujar Dr. Noel Yeo, President Director & Chief Executive Officer Bali International Hospital.

“Selama ini, banyak masyarakat Indonesia memandang pengobatan ke luar negeri sebagai pilihan utama untuk mendapatkan layanan kesehatan spesialis. Melalui kemitraan seperti ini, kami ingin memperkuat kapabilitas di dalam negeri, mendukung pengembangan tenaga kesehatan Indonesia, serta memperluas akses terhadap layanan ortopedi berkelas dunia tanpa harus bepergian ke luar negeri,” tambahnya.

Chief Executive Officer Sunsuria Healthcare, Audrey Ooi, mengatakan pihaknya menyambut baik peluang kerja sama yang dapat mendukung pengembangan layanan kesehatan spesialis di kawasan.

“Kami percaya bahwa kemitraan kesehatan yang paling bermakna adalah kemitraan yang mampu meninggalkan kapabilitas yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan Bali International Hospital ini, kami ingin berkontribusi melalui keahlian internasional, teknologi kesehatan terkini, pelatihan spesialis, serta praktik terbaik global yang dapat membantu memperkuat ekosistem ortopedi di Indonesia. Lebih dari sekadar memberikan layanan berkualitas tinggi kepada pasien, ambisi bersama kami adalah mendukung transfer pengetahuan dan pengembangan profesional yang akan memberikan manfaat bagi tenaga kesehatan maupun pasien dalam jangka panjang,” ujarnya.

Baca Juga: Pendaftaran Dibuka, AHM Best Student Ajak Pelajar Ubah Ide Jadi Inovasi untuk Negeri

Penandatanganan MoU tersebut menjadi awal dari proses evaluasi dan perencanaan bersama.

Selanjutnya, kedua organisasi akan mengkaji kelayakan program, menyusun kerangka klinis dan operasional, serta mengidentifikasi berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan pada masa mendatang.

Bagi BIH, penjajakan ini juga menambah jaringan kemitraan internasional yang telah dibangun sebelumnya.

Selain meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di Indonesia, pengembangan berbagai pusat unggulan berstandar internasional diharapkan dapat mengurangi kebutuhan masyarakat untuk berobat ke luar negeri sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai salah satu destinasi layanan kesehatan dan wisata medis di kawasan Asia Tenggara.(***)

Editor : Rika Riyanti
#ortopedi #bali #layanan #BIH