Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tragedi Rumah Tangga di Jembrana, Pria Meninggal Usai Minum Cairan Potas di Depan Anak-Istri

Gede Riantory Warmadewa • Jumat, 12 Juni 2026 | 07:26 WIB
Petugas kepolisian saat melakukan penanganan kasus seorang pria yang meninggal dunia diduga setelah meminum cairan potas di wilayah Kecamatan Jembrana, Selasa (9/6/2026). (Ist)
Petugas kepolisian saat melakukan penanganan kasus seorang pria yang meninggal dunia diduga setelah meminum cairan potas di wilayah Kecamatan Jembrana, Selasa (9/6/2026). (Ist)

BALIEXPRESS.ID - Seorang pria berinisial EN ditemukan meninggal dunia setelah diduga meminum cairan jenis potas di rumahnya yang berada di wilayah Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Selasa (9/6/2026) malam.

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Kota Jembrana, Ipda I Ngurah Made Agus Dwi Widiatmika Putra.

Korban diketahui merupakan seorang wiraswasta yang berdomisili di Kecamatan Jembrana.

Baca Juga: Beraksi Lagi! Residivis di Bawah Umur di Bangli Gasak Puluhan Kucit

Menurut keterangan polisi, sebelum kejadian korban sempat terlibat cekcok dengan istrinya terkait permasalahan rumah tangga sekitar pukul 20.00 Wita.

“Sebelum kejadian korban sempat terlibat cekcok dengan istrinya terkait permasalahan rumah tangga sekitar pukul 20.00 Wita,” ungkap Widiatmika Putra

Setelah pertengkaran tersebut, korban meninggalkan rumah dalam kondisi emosi.

Baca Juga: Pasangan Remaja di Buleleng Sembunyikan Kehamilan, Bayi Lahir Prematur di Kamar Mandi dan Meninggal

Sekitar 15 menit kemudian, korban mendatangi rumah orang tuanya dan bertemu dengan saksi berinisial DA.

Kepada saksi, korban mengaku hendak mengambil tembaga untuk campuran emas.

Baca Juga: Pemerintah Perkuat Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis untuk Tingkatkan Transparansi dan Efisiensi Anggaran

Saksi tidak mengetahui bahwa barang yang dibawa korban diduga merupakan cairan potas.

Usai kembali ke rumah, korban diduga langsung meminum cairan tersebut menggunakan gelas plastik di hadapan istri dan anak-anaknya.

Keluarga yang berada di lokasi tidak sempat mencegah tindakan tersebut.

Tidak lama kemudian korban pingsan. Anak korban lalu meminta bantuan warga sekitar.

Salah seorang tetangga yang datang ke lokasi mendapati korban sudah tidak sadarkan diri dan segera membawanya ke RS Bunda Jembrana sekitar pukul 20.30 Wita.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan sejumlah saksi, pihak kepolisian menduga korban nekat melakukan tindakan tersebut setelah mengalami permasalahan rumah tangga yang kerap memicu pertengkaran dengan istrinya.

Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Berdasarkan keterangan tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 21.05 Wita.

Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna memastikan kronologi lengkap peristiwa tersebut. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#cairan potas #jembrana