Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

SMAN 2 Bangli Pesimis Penuhi Kuota SPMB 2026, Siapkan Strategi Gaet Siswa

I Made Mertawan • Jumat, 12 Juni 2026 | 08:41 WIB
SMAN 2 Bangli membuka posko SPMB 2026. (I Made Mertawan/Bali Express)
SMAN 2 Bangli membuka posko SPMB 2026. (I Made Mertawan/Bali Express)

BALIEXPRESS.ID – SMAN 2 Bangli pesimis mampu memenuhi kuota penerimaan siswa baru pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Berkaca pada pelaksanaan SPMB dalam beberapa tahun terakhir, jumlah pendaftar yang diterima selalu berada di bawah target.

Meski demikian, pihak sekolah telah menyiapkan sejumlah strategi agar jumlah siswa baru tidak merosot.

Baca Juga: Tingkatkan Kesadaran Berkendara, Astra Motor Bali Sampaikan Pesan Safety Riding

Kepala SMAN 2 Bangli I Gede Kariawan mengatakan, kuota penerimaan tahun ini tetap sama seperti tahun 2025, yakni 360 siswa yang terbagi dalam 10 rombongan belajar (rombel).

Pada tahun lalu, kuota tersebut tidak terpenuhi. “Kami hanya mendapat 283 siswa tahun lalu. Sudah beberapa tahun kuota tidak terpenuhi,” ujarnya saat ditemui, Kamis (11/6/2026).

Berdasarkan hasil pemetaan sekolah, ada dua faktor utama yang menyebabkan jumlah siswa tidak mencapai kuota.

Baca Juga: Tragedi Rumah Tangga di Jembrana, Pria Meninggal Usai Minum Cairan Potas di Depan Anak-Istri

Pertama, SMAN 2 Bangli yang berlokasi di Jalan Nusantara, Kelurahan Kubu, harus bersaing dengan SMAN 1 Bangli yang hingga kini masih menjadi sekolah favorit di Kabupaten Bangli.

Faktor kedua, pihak sekolah mencermati bahwa ada kecenderungan lulusan SMP memilih SMK khususnya jurusan pariwisata yang setelah lulus berorientasi bekerja ke luar negeri.

Baca Juga: Beraksi Lagi! Residivis di Bawah Umur di Bangli Gasak Puluhan Kucit

"Sekarang di Bangli sudah banyak LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) untuk magang atau bekerja ke luar negeri. Jadi lulus SMK banyak ke sana," terangnya.

Meski demikian, Kariawan menegaskan bahwa sekolahnya terus berupaya menarik lulusan SMP melanjutkan pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.

Caranya? SMAN 2 Bangli telah membuka posko SPMB sejak sebulan terakhir. Posko tersebut bertujuan membantu lulusan SMP yang ingin mendaftar agar tidak mengalami kendala dalam proses pendaftaran secara daring.

“Kami bantu fasilitasi, yang jelas itu bukan kecurangan," jelas kepala sekolah asal Desa Songan, Kecamatan Kintamani ini.

Selain itu, sekolah juga membentuk grup WhatsApp yang beranggotakan lulusan SMP dan orang tua siswa.

Melalui grup tersebut, berbagai informasi terkait SPMB maupun kegiatan sekolah dapat disampaikan secara cepat dan mudah.

“Kalau untuk nonakademik, kami memiliki kegiatan unggulan di bidang musik dan tabuh,” tambahnya didampingi Wakasek Kesiswaan Komang Nuriada.

Pendaftaran SMA/SMK di Bali dibuka secara serentak. Tahap I berlangsung pada 22–29 Juni 2026, sedangkan Tahap II dijadwalkan pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026. (*) 

Editor : I Made Mertawan
#SMAN 2 Bangli #bangli #spmb