Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Duet Yan Karya dan Yan Jerink Rilis Lagu "Tusing Nu Ada Rasa" Angkat Realitas Rumah Tangga karena Faktor Ekonomi

I Putu Mardika • Selasa, 16 Juni 2026 | 08:45 WIB
Klip lagu
Klip lagu 'Tusing Nu Ada Rasa' Yan Jerink feat Yan Karya yang dirilis 25 Mei 2026 lalu

BALIEXPRESS.ID – Industri musik pop Bali kembali menghadirkan karya baru yang sarat pesan sosial melalui lagu berjudul "Tusing Nu Ada Rasa". Lagu yang dibawakan secara duet oleh Yan Karya dan Yan Jerink ini resmi dirilis pada 25 Mei 2026 dan mendapat perhatian dari pecinta musik Bali karena mengangkat kisah yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Lagu ini merupakan ciptaan Wija Murthi, dengan proses penggarapan musik dan video dikerjakan oleh Girry Astawa. Sementara itu, video klipnya turut melibatkan sejumlah talent, yakni Sri Dewi, Juni Kusuma, dan Putri, serta diproduksi oleh Yan Jerink Official.

"Tusing Nu Ada Rasa" mengisahkan perjalanan hidup sepasang suami istri yang harus menghadapi kerasnya perjuangan ekonomi. Dalam cerita tersebut, sang suami berjuang keras untuk memperbaiki kondisi keluarganya yang hidup dalam keterbatasan.

Namun di tengah perjuangan tersebut, sang istri memilih pergi meninggalkan rumah tangga mereka karena tidak lagi mampu bertahan menghadapi tekanan ekonomi yang berkepanjangan.

Kisah yang diangkat dalam lagu ini bukan sekadar cerita fiksi. Menurut para penyanyinya, cerita tersebut terinspirasi dari realitas yang masih sering ditemui di tengah masyarakat saat ini. Tidak sedikit rumah tangga yang mengalami keretakan akibat persoalan ekonomi, sehingga pesan dalam lagu ini terasa dekat dengan kehidupan banyak orang.

Baca Juga: Igor Rad Kembali Berkarya Setelah Delapan Tahun Vakum, Luncurkan Single Bali "Sing Pelih"

Yan Karya yang memiliki nama lengkap I Wayan Karya berasal dari Dusun Pangkung, Desa Belantih, Kecamatan Kintamani, Bangli. Penyanyi yang lahir pada 12 Juni 1987 ini dikenal aktif membawakan lagu-lagu pop Bali dengan tema kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, rekan duetnya, Wayan Muliada atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Yan Jerink, lahir di Desa Bayung Gede, Kintamani, pada 31 Desember 1990. Saat ini ia menetap di Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng.

Melalui lagu "Tusing Nu Ada Rasa", keduanya berharap dapat menghadirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi refleksi bagi masyarakat tentang pentingnya kesetiaan, pengorbanan, dan komitmen dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan rumah tangga.

Baca Juga: Hatten Bali Paparkan Strategi Ekspansi Nasional, Target Pertumbuhan Pendapatan 5 Persen 2026

Dengan balutan musik pop Bali yang menyentuh dan lirik yang emosional, lagu ini berhasil menggambarkan pergulatan batin seseorang yang harus menerima kenyataan pahit ketika perjuangan yang telah dilakukan tidak mampu mempertahankan keutuhan hubungan.

Tak heran jika "Tusing Nu Ada Rasa" dinilai sebagai salah satu lagu yang mampu mewakili realitas sosial yang banyak terjadi di tengah masyarakat saat ini. (dik)

 

Editor : I Putu Mardika
#Yan Jerink #Tusing Nu Ada Rasa #pop bali #Yan A Harahap #lagu bali