Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Edukasi Keselamatan Transmisi, PLN UPT Bali Gelar Talkshow RPKD FM: Imbau Masyarakat Bijak Bermain Layang-Layang Demi Keandalan Listrik Bali

Ninuk Febriani • Selasa, 16 Juni 2026 | 10:22 WIB
Edukasi Keselamatan Transmisi, PLN UPT Bali Gelar Talkshow RPKD FM: Imbau Masyarakat Bijak Bermain Layang-Layang Demi Keandalan Listrik Bali
Edukasi Keselamatan Transmisi, PLN UPT Bali Gelar Talkshow RPKD FM: Imbau Masyarakat Bijak Bermain Layang-Layang Demi Keandalan Listrik Bali

 

BALIEXPRESS.ID – Guna menjaga keandalan sistem penyaluran ketenagalistrikan tegangan tinggi di Pulau Dewata, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bali menggelar kegiatan talkshow interaktif di Stasiun Radio Pemerintah Kota Denpasar (RPKD) 92.6 FM pada Senin, 08 Juni 2026.

Kegiatan edukasi ini difokuskan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Kota Denpasar mengenai pentingnya menjaga ruang bebas di sekitar jalur transmisi, khususnya mengimbau warga agar lebih bijak dan aman dalam bermain layang-layang.

Sebagai unit kerja yang bertanggung jawab mengelola jaringan transmisi tegangan tinggi (SUTT/SUTET) dan gardu induk di seluruh Bali, PLN UPT Bali memandang edukasi langsung kepada masyarakat sebagai langkah preventif yang sangat krusial. Hadir sebagai narasumber dalam talkshow ini yaitu I Gusti Ngurah Agung Sutrisna Dwi Putra selaku Team Leader K3 dan KAM UPT Bali, bersama I Gusti Ngurah Puja Mantrawan selaku Team Leader K3L KAM ULTG Bali Utara.

Baca Juga: Perkuat Sinergi dan Pendampingan Hukum, GM PLN UIT JBM Audiensi ke Kajati Bali

"Kami sangat mendukung hobi dan tradisi bermain layang-layang di Bali yang sangat bernilai budaya. Namun, kami memohon kerja sama masyarakat untuk bermain secara bijak dan aman, yaitu di lokasi yang jauh dari jaringan kabel transmisi," ujar I Gusti Ngurah Agung Sutrisna Dwi Putra.

Beliau menambahkan bahwa kelalaian kecil seperti layang-layang yang tersangkut di kabel tegangan tinggi tidak hanya memicu korsleting yang menyebabkan pemadaman listrik meluas, tetapi juga sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa pemainnya karena adanya risiko fatal tersengat aliran listrik.

Dalam siaran radio yang berlangsung interaktif tersebut, I Gusti Ngurah Puja Mantrawan memaparkan secara mendalam risiko teknis maupun non-teknis yang timbul apabila aktivitas bermain layang-layang mengabaikan aspek keselamatan ketenagalistrikan.

Baca Juga: Jaga Keandalan Pasokan Listrik, Tim PDKB UPT Bali Sukses Perbaiki Hotspot di GI Gilimanuk

Jaringan transmisi SUTT/SUTET membawa listrik berkapasitas sangat besar dari pembangkit. Jika ada layang-layang atau benang berkawat yang tersangkut dan basah karena cuaca, hal tersebut dapat memicu hubungan arus pendek (flashover) yang berpotensi memutus aliran listrik regional hingga merugikan masyarakat luas sebagai konsumen.

Listrik tegangan tinggi dapat melompat atau mengalir melalui benang basah atau kerangka layang-layang. Hal ini menimbulkan risiko fatal berupa sengatan listrik berdaya tinggi yang dapat merenggut nyawa orang yang sedang menerbangkannya.

Masyarakat diajak untuk mematuhi batas aman ruang bebas di sekitar jalur transmisi dan segera melaporkan jika melihat ada benda asing atau layang-layang yang tersangkut di kabel PLN.

Kegiatan sosialisasi interaktif ini mendapat sambutan yang sangat hangat dari para pendengar setia RPKD 92.6 FM. Selama sesi tanya jawab, banyak warga Kota Denpasar yang berinteraksi aktif melalui saluran telepon dan WhatsApp, menanyakan jarak aman bermain layang-layang serta cara melapor jika terjadi potensi bahaya listrik di sekitar mereka.

Baca Juga: Duet Yan Karya dan Yan Jerink Rilis Lagu "Tusing Nu Ada Rasa" Angkat Realitas Rumah Tangga karena Faktor Ekonomi

Merespons antusiasme tersebut, tim PLN UPT Bali mengimbau masyarakat untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi PLN Mobile. Melalui fitur pengaduan pada aplikasi tersebut, masyarakat dapat dengan cepat melaporkan adanya layang-layang tersangkut di kabel transmisi atau potensi gangguan lainnya agar dapat segera ditangani oleh tim respons cepat PLN.

Melalui talkshow ini, PLN UPT Bali berharap tercipta kolaborasi dan sinergi yang harmonis dengan seluruh lapisan masyarakat Denpasar. Dengan menjaga infrastruktur ketenagalistrikan dari bahaya aktivitas layang-layang yang tidak aman, diharapkan keandalan pasokan listrik Bali dapat terus terjaga demi kelancaran aktivitas harian masyarakat dan pariwisata daerah.

 

Editor : Iqbal Kurnia
#Pln upt bali #RPKD #talkshow